Penembak Asisten Lady Gaga Dihukum 21 Tahun Penjara Meskipun Korban Sudah Memaafkan

Pelaku bernama James Howard Jackson yang menembak asisten Lady Gaga, Ryan Fischer, akhirnya harus menerima hukuman 21 tahun penjara.

Diterbitkan 07 Desember 2022, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kasus penembakan yang menimpa Ryan Fischer, asisten Lady Gaga yang menjadi korban saat membawa anjing peliharaan sang penyanyi. akhirnya berbuah terang. Pelaku yang bernama James Howard Jackson akhirnya harus menerima hukuman 21 tahun penjara.

Melansir ET Online, belum lama ini, berdasarkan sejumlah laporan, putusan tersebut tak membuat James Howard Jackson beserta orang-orang yang terlibat dalam kasus penembakan itu, mengajukan keberatan. Hukuman penjara tetap dijalani oleh mereka.

Putusan tersebut merupakan buntut dari aksi tak beradab James Howard Jackson (20) bersama dua orang lainnya saat berburu anjing bulldog Prancis dan sejumlah anjing jenis lain di West Hollywood, Hollywood dan San Fernando Valley, AS, pada malam hari di bulan Februari 2021.

Ketiga pelaku bermaksud mencuri anjing-anjing jenis tersebut untuk dijual dengan harga tinggi. Malang bagi Ryan Fischer yang sedang ditugaskan Lady Gaga untuk mengajak tiga ekor anjing milik sang penyanyi fenomenal jalan-jalan di sekitar area tersebut.

 

Kejadian Penembakan

Begitu James melihat Ryan Fischer berada di lokasi sasaran bersama ketiga hewan peliharaan tersebut, ia langsung menculik tanpa tahu bahwa ketiga ekor anjing incarannya itu merupakan milik Lady Gaga.

Setelah membawa kabur dua ekor bulldog Prancis milik Lady Gaga, James langsung menembak Ryan Fischer di bagian dada. Beruntung, Ryan selamat dan ia dirawat di ruang ICU salah satu rumah sakit hingga keluar pada akhir Maret 2021.

Namun begitu, Ryan Fischer harus menjalani operasi krusial untuk memperbaiki paru-parunya yang kondisinya sudah sangat parah usai aksi mengerikan James itu.

 

Memaafkan Pelaku

Ryan Fischer rupanya tak menyimpan dendam kepada pelaku dan ia mengaku memaafkan James. Ryan mengatakan bahwa hidup keduanya berubah setelah kejadian itu. Ryan menyiratkan ada perubahan positif dalam hidupnya pascapenembakan, sementara James harus menerima konsekuensinya.

"Kau menembakku dan membiarkanku sekarat, dan hidup kita berdua telah berubah selamanya," kata Ryan Fischer saat berbicara di salah satu agenda persidangan.

"Aku memaafkanmu. Melalui serangan itu, kau benar-benar mengubah hidupku. Aku tahu aku tak bisa melupakan seutuhnya malam saat kau menembakku hingga aku mengucapkan kata-kata itu kepadamu," sambungnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan