Resensi Film Wandering: 3 Insan Bermasa Lalu Suram dalam Lingkaran Cinta, Visual Puitis Sekaligus Muram

Wandering dibintangi Suzu Hirose, Tori Matsuzaka serta aktor tampan Ryusei Yokohama. Diadaptasi dari novel karya Yuu Nagira, inilah resensi film Wandering.

Diterbitkan 20 November 2022, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Penokohan Yang Dibangun

Penokohan yang dibangun dengan alur maju mundur efektif mengunci atensi penonton. Pasalnya, Wandering tipe film yang tak menjelaskan siapa protagonis dan antagonis. Masa lalu tokoh seperti formasi kulit bawang. Tipis. Rentan robek. Berlapis.

Makin dikuliti, makin mata tak bisa menahan tangis. Pasalnya, Wandering adalah pertemuan orang-orang dengan hidup kelam. Bahkan Ryo yang mentereng pun tak kalah kelam. Kanako yang “hore” banget ternyata single parent dan memilih enjoy dengan jalan yang ekstrem.

 

Orang-orang

Pertemuan orang-orang pahit ini menciptakan bom waktu yang siap meledak di babak akhir. Alur film ini lambat namun detail. Perkara naik tangga hingga menunduk saja, dibingkai dengan teliti dan diberi waktu untuk membangun mood.

Saing Il Lee membuat intisari dunia Wandering lewat sinematografi yang cenderung remang-remang kalau tak mau dibilang gelap. Siang dibuat murung karena mendung. Senja tak pernah muncul dengan lanskap surya terbenam. Benderang hanya muncul sekelebat.

 

Perihal Citra dan Visual

Citra yang didapat dari visual macam ini adalah puitis cenderung pedih. Kondisi ini memaksa penonton yang terbiasa dengan alur sat-set belajar peduli pada para tokoh. Teknik ini berhasil. Pasalnya, audiens diposisikan tak 100 persen mengenal karakter.

Bahkan, 15 menit sebelum cerita berakhir pun, penonton baru tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Fumi. Anda ditempatkan sebagai saksi kunci. Orang-orang di sekitar tokoh utama malah tidak tahu detail kejadian. Inilah tugas berat Anda.

 

Lepaskan Beban Hidup

Menariknya film ini, Yuu Nagira dan Sang Il Lee tak memihak pada tokoh-tokoh kunci dalam Wandering. Mereka objektif dengan tak membenarkan (dugaan) pedofil. 

Tetap memihak pada cinta seraya berempati pada kondisi psikis ketiga tokoh utama. Di ujung, Sang Il Lee membiarkan para tokoh melepas beban hidup karena pada dasarnya setiap insan berhak bahagia dengan cara masing-masing.

Wandering adalah ibadah pengembaraan memaknai disfungsi keluarga, getirnya hidup, rumitnya cinta, pengenalan diri, pengejaran kebahagiaan, dan paling penting: sikap tegas menolak segala bentuk kekerasan.

 

 

 

Pemain: Suzu Hirose, Tori Matsuzaka, Ryusei Yokohama, Tamaki Shiratori, Yayako Uchida, Shuri

Produser: Hiromi Honoki

Sutradara: Saing Il Lee

Penulis: Yuu Nagira, Sang Il Lee

Produksi: Uno. Films, Gaga Corporation

Durasi: 2 jam, 30 menit

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan