Film Menjelang Magrib Masuk Kompetisi Molins Film Festival di Barcelona, jadi Kebanggaan Indonesia

Film Menjelang Magrib disutradarai oleh Helfi Kardit.

Diperbarui 02 November 2022, 17:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Film horor Indonesia, lanjutnya, cukup banyak dapat apresiasi baik komersial maupun festival. Bahkan Menjelang Magrib juga mendapat apresiasi tinggi di Malaysia.

"Saat rilis di Malaysia, Brunei dan Singapura kita minggu pertama masuk top chart urutan kelima. Pertama ada KKN di Desa Penari, bahkan di Malaysia ada dua film Indonesia. Ada film hollywood ada satunya film Malaysia. Didominasi film Indonesia kan cukup bagus. Saya merasa inilah mimpi ideal yang saya bangun dan terus usaha untuk bagaimana membuat film secara komersial jalan, kualitas terjaga, dan semoga nanti bisa bikin film dengan production value yang lebih besar lagi," papar Helfi.

Debut

Film Menjelang Magrib menjadi debut akting Novia Bachmid. Film ini tak cuma menawarkan kisah horor tapi juga psikologis orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Cerita film ini mengisahkan 3 mahasiswa (Thalia, Erlan dan Ahmad ) jurusan psychology menemui seorang pasien sakit jiwa (Nina) untuk materi research skripsi mereka. Bermula dari masalah kejiwaan Nina yang akhirnya berkembang menjadi hal-hal mistis yang diluar logika.

 

Mistis

Film ini menampilkan hal-hal yang mistis berbalut kultur dan kepercayaan-kepercayaan dianggap tahayul tapi tetap menjadi sebuah tradisi. 

"Waktu dapat email dari direktur program Molins Film Festival, film ini dibilang 'great film'. Doakan semoga dapat apresiasi baik pas nanti di tayangkan di sana," ujar Helfi.

Hal senada disampaikan Novia Bachmid. "Saya senang dan bangga tentunya. Apalagi ini ini adalah film pertama saya. Nggak nyangka film Menjelang Magrib bisa masuk kompetisi. Semoga bisa menang ya, supaya bisa jadi kebanggaan Indonesia. Ini menunjukkan kualitas film kita diakui dunia," kata Novia Bachmid.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan