Jelang HUT RI ke-77, BNPP Makin Gencar Minimalkan JTR di Perbatasan

Menjelang HUT NKRI yang akan memasuki 77 tahun, upaya pembenahan penanganan lintas orang dan barang melalui jalur perlintasan antar negara terus dilakukan BNPP.

Diperbarui 06 Agustus 2022, 10:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Kalau kita belanja ke Balai (Balai Karangan) telalu jauh, habis masa 2 sampai 3 jam. Jika ke sebelah bisa Cuma 1 jam atau kurang. Kalau kita takut karena tak punya surat, kita bisa titip dengan orang-orang kilang dan bagi mereka tips kan,” ia melanjutkan.

Malah Jadi Jalan Keluar

Bagaikan buah simalakama, JTR (Jalur Tak Resmi) tentu saja salah dipandang dari segi hukum maupun kedaulatan negara.

Namun jika dilihat dari sisi geografis dan humanisme, meski tak bisa menyamaratakan, Jalur Tak Resmi ini justru menjadi jalan keluar bagi sebagian warga yang tinggal begitu jauh dari pusat Kecamatan yang sedikit lebih baik dari pusat perekonomian terdekat dari perbatasan resmi.

Sosialisasi kepada masyarakat bahwa mereka hanya dimanfaatkan saja oleh orang-orang yang sering melakukan penyelundupan dengan dogma bahwa melintas sangat sulitlah yang harus selalu disosialisasikan bahwa sebenarnya keadaannya malah sebaliknya.

(Tim BNPP)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan