Sukses

Arzeti Bilbina Bawa Kabar Bahagia untuk Anak Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Mantan model Arzeti Bilbina dan Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait menyampaikan kabar bahagia, terkait keputusan Menkominfo untuk mencabut status disinformasi Hoax bahwa zat BPA pada kemasan plastik memang benar berbahaya. Penghapusan status Hoax ini, menegaskan bahwa bahaya BPA pada kemasan plastik adalah benar adanya. 

Menurut anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB ini dirinya memang konsern dengan kesehatan anak-anak Indonesia dan Arist Merdeka Sirait, ini adalah hadiah bagi Anak - anak Indonesia yang memang harus tumbuh kembang sehat untuk masa depan bangsa. Terlebih, informasi ini didapat beberapa hari sebelum peringatan Hari Anak Nasional 2022 dengan tema, 'Anak Terlindungi, Indonesia Maju' 

"Mengapresiasi langkah Kemenkominfo untuk menginfokan bahaya BPA bukan Hoax. Kemenkominfo sangat peduli untuk masa depan masyarakat Indonesia. Peranan Kemenkominfo untuk memberikan informasi baik untuk masyarakat adalah garda terdepan masyarakat Indonesia dengan informasi yang baik," kata Arzeti Bilbina melalui pesan singkatnya, baru-baru ini. 

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Anak-anak hebat

"Dan menjadikan masyarakat Indonesia ke depannya memiliki anak - anak hebat cerdas dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Kami berharap untuk pemerintah menyegerakan untuk menginfokan ke masyarakat dan mensahkan dengan menandatangani berkasnya," ujar Arzeti.

 

3 dari 4 halaman

Langkah Tepat

Arist Merdeka Sirait menambahkan, keputusan Menkominfo dengan menghapus status bahaya BPA adalah hoax adalah langkah yang sangat tepat. 

"Jadi keputusan Kemenkominfo dengan menghapus status bahaya BPA adalah Hoax pada halaman Kemenkominfo tersebut bisa dikatakan hadiah bagi anak - anak Indonesia. Karena dilakukan berdekatan dengan peringatan hari Anak Nasional, " ungkap Arist Merdeka Sirait. 

 

 

4 dari 4 halaman

Banyak Ahli

Lebih jauh,  Arist menjelaskan bahwa soal bahaya BPA itu telah disampaikan oleh banyak para ahli saat dilakukan saresehan Upaya Perlindungan Kesehatan Masyarakat pada 7 Juni 2022 yang diprakarsai oleh BPOM. 

Para ahli kesehatan dari seluruh Universitas Negeri di Indonesia juga lembaga penelitian, semua sepakat bahwa bahaya BPA bukan Hoax.  Arist menyampaikan hampir seluruh pakar yang sangat kompeten di bidangnya menyatakan bahwa zat BPA berbahaya. 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.