Sukses

Mayang Adik Vanessa Angel Tak Lulus Tes di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Moestopo Beragama

Liputan6.com, Jakarta - Mayang, adik mendiang Vanessa Angel, dinyatakan tak lolos masuk Universitas Moestopo Beragama Fakultas Kedokteran Gigi (FKG). Mayang, mengikuti ujian masuk pada Sabtu (2/7/2022) lalu.

Dalam video di kanal YouTube Nit Not, Selasa (5/7/2022), rektor Universitas Moestopo Beragama, Prof. Dr. Paiman Raharjo didampingi Prof. Bambang mengumumkan bahwa putri Doddy Sudrajat tak lolos seleksi.

Walau pelantun "Kemarin" belum memenuhi standar nilai dari fakultas yang diminati namun ia masih diberi kesempatan untuk kembali mengikuti tes.

"Saat ini kan belum memenuhi standar nilai tapi Mbak Mayang diberikan kesempatan untuk tes gelombang berikutnya pada tanggal 30 Juli," ungkap Paiman.

 

 * Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Fakultas Lain

Paiman Raharjo menjelaskan bahwa bila Mayang tak mau lagi mengikuti tes, dengan nilainya itu ia sudah bisa masuk fakultas lain.

"Kalau tidak jadi ke FKG bisa, ini diterima alternatifnya Fakultas Komunikasi, Ekonomi dan Bisnis, dan juga Fakultas Sosial dan Ilmu Politik. Artinya, karena ia belum memenuhi standar nilai dia bisa belajar lagi, bisa ikut tes lagi," lanjutnya.

3 dari 4 halaman

Di Bawah 75

Ditambahkan Prof Bambang, yang digadang-gadang sebagai pria yang menolak Vanessa Angel berkali-kali ini, nilai Mayang masih di bawah standar.

"Kalau ditanya nilai standar masuk FKG nilainya 75. Kenapa Mayang tidak bisa masuk FKG, dan masuknya di fakukltas lain ya pasti logikanya di bawah 75, gitu aja," bebernya.

4 dari 4 halaman

Beasiswa

Sebelumnya, Mayang telah mengumbar cerita bahwa dirinya sudah diterima di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Moestopo Beragama, bahkan mendapatkan beasiswa. Setelah sang rektor memberikan klarifikasi, Mayang dan sang ayah pun memberitahu bahwa beasiswa tersebut bukan dari kampus melainkan seseorang yang akan membiayai kuliah Mayang hingga selesai.

Saat Prof Bambang ditanya mengenai siapa yang memberikan Mayang beasiswa, ia enggan bercerita, "Oh kalau itu tanya ke Mayang."