Guru TikTokers Viral, Kalingga Apriliya Bersama dengan Kemenkominfo dan SiberKreasi Gelar Webinar Guru Favorit di Medsos, Favorit di Kelas

Kalingga Apriliya Mayani (guru dan TikTok Influencer) jadi narasumber dalam webinar literasi digital Indonesia Makin Cakap Digital 2022.

Diperbarui 03 Juli 2022, 12:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berkolaborasi dengan Gerakan Nasional Literasi SiberKreasi mengadakan webinar literasi digital Indonesia Makin Cakap Digital 2022. Melalui tajuk #JEMPOLWARAS, SiberKreasi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengajak semua orang untuk berpikir sebelum mengetik. Serta melatih kecakapan dalam berkomunikasi di media digital.

Program ini juga bertujuan untuk menciptakan serta mengembangkan pola pikir kritis dan kreatif masyarakat sehingga tidak terjerumus oleh hal-hal negatif yang berbasis digital. Tema yang diangkat di webinar ini adalah ‘Guru Favorit di Medsos, Favorit di Kelas’. Tujuannya untuk memberikan pemahaman menggunakan aplikasi media sosial secara maksimal. Khususnya bagi tenaga pendidik di Kota Semarang.

Ada tiga narasumber yang hadir. Di antaranya, Rizqi Mulyantara (praktisi digital marketing dan CEO DigiTiket), Nia Nurdiansyah (woman empowerment coach dan relawan TIK Kominfo, Semarang), dan Kalingga Apriliya Mayani (guru dan TikTok Influencer).

Webinar dibuka oleh Dinda selaku moderator dan dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Semuel Abrijani Pengerapan selaku Dirjen Aplikasi Kominfo.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

Materi

Materi pertama disampaikan oleh Rizqi Mulyantara. Ia menjelaskan, berdasarkan data dari We Are Social 2022, lebih dari 191 juta atau hampir 70%, pengguna internet di Indonesia sudah menggunakan berbagai macam media sosial. Whatsapp menjadi aplikasi media sosial yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia di semua kalangan. Disusul oleh Instagram, Facebook dan TikTok.

“Data terbaru juga melampirkan bahwa pengguna Facebook didominasi oleh orang-orang berusia 25 - 40 tahun. Sedangkan Instagram, didominasi oleh generasi milenial dan gen-Z. Sehingga dalam membuat konten di media sosial, seseorang juga perlu melihat tujuan dan target yang akan dicapai. Serta memaksimalkan fitur-fitur yang disediakan, agar pesan dan tujuan tersampaikan secara optimal,” ujar Rizky, saat materi.

Sementara, Nia Nurdiansyah, pembawa materi kedua menjelaskan pentingnya personal branding meliputi tiga hal paling penting. Mulai dari Competency, Connectivity, dan Creativity. Dalam paparannya, Nia menjelaskan, seseorang dapat melakukan branding personal melalui konten yang dibuat dan diunggah ke platform media sosial masing-masing.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Surya Hadiansyah, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan