Sukses

Asmaradhana, Lagu Terbaru Kamar Jiwa dengan Lirik Gabungan Bahasa Inggris dan Jawa

Liputan6.com, Jakarta - Grup band Kamar Jiwa punya karya terbaru yang meluncur pada Mei 2022. Band yang beranggotakan Fitrah Umami (gitar, vokal), Fauzan Hermawan (drum), Septa Pratama (gitar) dan Lukman Tambossey (bass) resmi memperkenalkan lagu berjudul "Asmaradhana".

Lagu dengan vibes swing jazz kental berbahasa bilingual Jawa dan Inggris yang chill dan cozy ini bercerita tentang inner struggle seorang kekasih, yakni rasa kehilangan dan kerinduan akan sosok yang telah tertanam dalam di hati, dan meninggalkan banyak ruang kosong dalam hidupnya.

Isra Ruddin, Direktur Utama BIG Records Asia, menyambut baik karya terbaru Kamar Jiwa. Menurutnya, ini kali pertama ia memiliki karya musik dengan nuansa bilingual, yakni dua bahasa dalam lagu.

"Ini adalah kali pertama kami mengeluarkan lagu bilingual Inggris dan Jawa, kami melihat sangat amat jarang musisi dan music label yang pernah mengeluarkan bilingual Inggris dan Jawa," kata Isra melalui keterangan tertulis, Kamis, 19 Mei 2022.

 

 

2 dari 4 halaman

Promosi Budaya Indonesia

Isra menambahkan, karya terbaru Kamar Jiwa bisa dijadikan sebagai bentuk promosi budaya Indonesia melalui lagu. 

"Sehingga harapannya lagu ini dapat diterima oleh publik yang bukan saja masyarakat Indonesia. Tetapi ini juga salah satu bentuk dari bagian promosi budaya Indonesia khususnya budaya bahasa Jawa," kata dia.

Kamar Jiwa merasa lagu tersebut memiliki makna bentuk proses yang akan dilalui oleh setiap manusia dalam pencariannya. Sebuah resiko, yang menurut Kamar Jiwa, sepadan untuk dijalani ketika  memutuskan untuk mencintai seseorang.

 

3 dari 4 halaman

Asmaradhana

Judul lagu "Asmaradhana" diambil dari istilah tembang macapat atau langgam tradisional Jawa yang terdiri dari dua kata: Asmoro (Cinta) dan Dhono (Api). Arti Asmaradhana dalam Bahasa Jawa secara kasar dapat diartikan sebagai “cinta yang berapi-api”.

Tembang ini sendiri menempati urutan tembang kelima dari seluruh khasanah tembang macapat Jawa, dan menceritakan tentang kisah-kisah asmara. Dalam kisahnya, tembang ini berkaitan dengan hangusnya Dewa Asmoro oleh sorot mata ketiga Dewa Shiwa seperti tertulis dalam serat Kakawin Smaradhana karya Mpu Darmaja.

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata Asmaradhana (Asmarandana) adalah suatu bentuk komposisi tembang macapat, biasanya digunakan untuk mengungkapkan rasa sedih, prihatin, atau rasa cinta yang seringkali berakhir tragis.

 

4 dari 4 halaman

Menurut KBBI

Single “Asmaradhana” dirilis secara digital di semua platform streaming pada 5 Mei 2022, dan akan didistribrusikan ke semua jaringan radio di seluruh Indonesia.

Sunu Prasasti Aji, Vice President A&R BIG Records Asia, menambahkan “Lagu Asmaradhana ini secara subjektif, Kamar Jiwa sendiri mengklaim single ini sebagai salah satu lagu paling sentimental dan menye-menye' di antara semua lagu Kamar Jiwa yang telah edar,"

"Material promosi lagu ini yang sengaja kental kami perlihatkan budaya jawanya seperti karakter wayang yang diharapkan lagu ini dapat menjadi salah satu promosi budaya jawa yang bukan hanya utk masyarakat indonesia tetapi juga mancanegara," dia menambahkan.