3 Pesan Moral dalam Film Korea My Lovely Angel yang Dibintangi Jin Goo, Ketika Kekurangan Bukan Akhir dari Segalanya

Simak pesan moral yang terkandung dalam film Korea My Lovely Angel berikut ini.

Diterbitkan 25 April 2022, 19:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Industri film Korea memang tidak pernah berhenti membuat penonton meneteskan air mata karena terharu akan cerita yang disuguhkan. Tidak hanya melalui kisah romantis saja, tapi juga melalui film dengan tema kehidupan.

Salah satu film yang siap menyentuh hati penonton adalah My Lovely Angel. Film dengan tema drama keluarga ini bisa menjadi referensi Anda yang membutuhkan film inspiratif. Dibintangi oleh Jin Goo yang berperan sebagai Jae Shik dan Jung Seo Yeon sebagai Eun Hye, film ini dirilis pertama kali pada awal Mei 2021 lalu.

Walaupun mengusung tema drama keluarga, ternyata Eun Hye bukanlah anak Jae Shik. Meskipun demikian, tampaknya Jae Shik merasakan ikatan batin yang sangat kuat dengan Eun Hye. Hal ini terbangun semenjak dirinya sudah mulai terbiasa dengan Eun Hye walaupun keduanya terhambat karena tidak bisa berkomunikasi secara sempurna.

Bagi Anda yang baru saja ingin menonton filmnya, simak dulu 3 pesan moral yang terkandung dalam My Lovely Angel berikut ini.

Mengajak untuk Bersyukur

Film Korea My Lovely Angel menceritakan tentang Jae Shik, seorang petinggi perusahaan yang baru saja kehilangan kliennya. Hidup sendiri dan terlilit hutang, ia mencoba mendatangi rumah mendiang kliennya tersebut untuk mendapatkan uang. 

Sesampainya di sana, ia justru bertemu dengan seorang wanita dan juga anak kecil bernama Eun Hye. Ibu Eun Hye ternyata sudah tidak ada, ditambah dengan ayahnya yang baru pergi untuk selama-lamanya. Rupanya, Eun Hye sama sekali tidak mengetahui hal ini. Jae Shik pun berpura-pura menjadi ayah Eun Hye. 

Awalnya, ia merasa ada yang tidak beres dengan Eun Hye. Benar saja, ternyata Eun Hye tidak bisa mendengar dan melihat. Penonton akan melihat proses hubungan Eun Hye dan Jae Shik terbangun.

Dari keterbatasan yang dimiliki oleh Eun Hye, secara tidak langsung My Lovely Angel mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dengan apa yang kita miliki dan mencoba untuk fokus pada kelebihan yang ada ketimbang mengeluh karena merasa kekurangan.

Pelajaran Berharga dari Anak Kecil

Awal kisah pertemuan Jae Shik dengan Eun Hye terjadi karena Jae Shik hendak mengambil uang di rumah mendiang Ji Young, ayah Eun Hye. Hal ini ia lakukan karena dirinya membutuhkan uang banyak untuk menutupi hutang yang dimilikinya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Datang ke rumah Ji Young, justru mempertemukannya dengan Eun Hye yang perlahan mengubah hidupnya. Permulaan yang sulit ketika beradaptasi dengan Eun Hye perlahan sirna. Kehadiran gadis kecil ini memberi warna sendiri untuk Jae Shik dan membuatnya sedikit melupakan niat awal untuk mendapatkan uang. Melalui kisah ini, penonton di ajak untuk melihat bahwa meskipun Eun Hye hanya seorang anak kecil, kehadirannya mampu mengubah pemikiran orang dewasa sekalipun. Dari karakter Eun Hye pula, Jae Shik bahkan penonton melihat bahwa penderitaan terlilit hutang tidak seberapa besar dengan keterbatasan melihat dan mendengar yang Eun Hye alami. Meskipun hidup dalam kekurangan, Eun Hye tetap selalu bisa tersenyum dan menikmati hidup. Eun Hye juga tidak pernah mengeluh dengan semua yang terjadi dalam hidupnya. Dari Eun Hye, penonton diajak untuk tidak tenggelam dalam kegelapan.

Halaman
Show All
Isyhari Maheswar, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan