Hetero for Startup Season 2 Bikin Ganjar Pranowo Makin Antusias Memajukan UMKM

Tiga startup dinobatkan sebagai pemenang Hetero for Startup Season 2 yang diinisiasi Ganjar Pranowo.

Diperbarui 09 April 2022, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang berkolaborasi dengan Sampoerna untuk Indonesia dan Hetero Space, telah menyelesaikan babak akhir dari program Hetero for Startup Season 2 (HFS Season 2) yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.  

Terdapat 20 tim yang telah melewati tahap bootcamp dan mentoring yang dilaksanakan di Hetero Space dari 1.600 tim yang berpartisipasi. Ganjar Pranowo pun sangat menyambut tahun kedua HFS ini. 

Disampaikannya, selain menjaring peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, program ini turut menyediakan beragam stimulus dalam rangka pengembangan usaha para peserta.

“Peserta naik drastis. Artinya, banyak yang ingin memulai bisnis sendiri. Kepentingan kami di pemerintahan adalah untuk mendorong ekonomi tumbuh dan menyerap tenaga kerja. Oleh karena itu kami mendukung program stimulus bagi UMKM dan perusahaan rintisan atau startup,” ujar Ganjar Pranowo setelah memberi hadiah untuk para pemenang HFS Season 2, Minggu (27/3/2022).

 

Mengerucut Jadi 20 Tim

Terdapat 20 tim yang maju ke tahap Final Day yang dilaksanakan di Hetero Space Solo, Minggu (27/3/22), yang kembali diseleksi untuk menjadi lima tim terbaik.

Di antaranya oleh CEO of Cakra Ventures Inayat Hisyam, Founder of Pentone Yoga Muda, CEO of Evermos Ghufron Mustaqim, Co-Founder of Gringgo Febriadi Pratama, dan Hatta Hatnansya Yunus, Kepala Balai Pelatihan Koperasi (Balatkop) Provinsi Jawa Tengah.

Setelah pitching dan mendapatkan penilaian dari para juri, terkurasi dari 20 tim startup itu menjadi lima tim yang akan maju ke tahap Final Day.

Lima tim startup yang berhasil maju ke tahap selanjutnya adalah Agroeast Indonesia, Aksel, Natureline, Tabula, dan Tambiyaku.

Lima Tim di Tahap Akhir

Agroeast Indonesia adala startup e-commerce yang bergerak di bidang pertanian. Visinya adalah memberdayakan peran kelompok tani sebagai supplier.

Aksel, startup yang bergerak di bidang pendidikan dengan fokus menghubungkan pengusaha dan talenta muda.

Naturelin adalah UMKM asal Boyolali di bidang produksi lilin aromaterapi, hampers, dan dekorasi.

Sementara, Tabula adalah startup di bidang mental health dengan fokus menciptakan ekosistem wellness di kalangan anak muda.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Terakhir, Tambiyaku, startup di bidang agrikultur dengan fokus menciptakan makanan sehat berbahan dasar sorghum yang affordable.

Halaman
Show All
Surya Hadiansyah, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan