Sukses

April Bubar, Sebelumnya Dilanda Isu Bullying dan Agensinya Diakuisisi RBW

Liputan6.com, Seoul - Kabar mengagetkan datang dari grup K-Pop April. Dilansir dari Soompi, Jumat (28/1/2022), grup ini diumumkan telah bubar secara resmi.

Hal tersebut diungkap oleh agensi mereka, DSP Media.

"Kami mengabarkan bahwa artis kami April telah bubar. Setelah diskusi dan perdebatan panjang, agensi kami dan para anggota April memutuskan pembubaran grup dan mengambil jalan masing-masing," kata jubir agensi ini.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Berharap Dukungan

Ditambahkan, "Kami mengharapkan dukungan dan perhatian kepada keenam anggota, yang akan meniti jalan baru di luar April."

3 dari 5 halaman

Pesan untuk Penggemar

Terakhir, agensi menyampaikan pesan untuk para penggemar dari pelantun "Lalalilala" ini

"Lebih jauh, kami ingin sekali agi berterima kasih kepada para penggemar yang telah mendukung dan memberi semangat kepada April dalam enam tahun terakhir," begitu isi pernyataan agensi.

4 dari 5 halaman

Debut 2015, Terakhir Comeback 2020

April debut pada 2015 dengan title track "Dream Candy". Pelan-pelan mereka mulai menarik perhatian publik, bahkan anggotanya mulai mendapat proyek solo di bidang akting.

April terakhir kali comeback pada 2020 dengan special album Hello Summer.

5 dari 5 halaman

Isu Bullying dan Agensi Diakuisisi

Sepanjang tahun lalu, April menjadi sorotan publik. Salah satu mantan anggotanya, Hyunjoo, mengaku dirisak alias mengalami bullying selama bergabung di April. Hal ini dibantah keras oleh para anggota dan agensi, dan perang terbuka antara kedua pihak terjadi di media maupun medsos.

Selain kontroversi ini, patut dicatat bahwa pada Rabu 26 Januari kemarin agensi RBW mengumumkan telah mengakuisisi DSP Media. Mereka akan mengambil alih agensi ini pada akhir Maret mendatang.