Aksi Dramatis Denny Sumargo, Nyaris Kalah Main Basket dari Pegawai Bank

Denny Sumargo mengatakan alasannya menantang Bona Siregar lantaran dendamnya di masa lalu yang pernah menyikutnya dalam sebuah pertandingan besar nasional.

Diperbarui 09 Januari 2022, 22:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Denny Sumargo terus mencari lawan kuat untuk membuktikan dirinya adalah pebasket terhebat di jagat raya. Kali ini, si Pebasket Sombong datang menantang mantan Atlet Basket Nasional Bona Siregar yang kini berkarier di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. untuk bertanding secara one on one. 

Tantangan pun diterima Bona dan mereka bertanding di lapangan basket Gedung Menara BNI Pejompongan. Denny mengatakan alasannya menantang Bona lantaran dendamnya di masa lalu. Bona rupanya pernah menyikut Densu dalam sebuah pertandingan besar nasional.

“Bona ini dulu Junior gua. Jadi kita ini enggak pernah one on one sebenarnya. Tapi pernah ketemu di Liga dan dia main kasar, muka gua disikut. Dan hari ini gua mau balas dendam,” cerita Denny sambil melontarkan ekspresi canda, belum lama ini.

 

 

Aksi yang Seru

Denny pun berkesempatan untuk mendapatkan bola terlebih dahulu. Sesaat sebelum memulai pertandingan, Denny mengingatkan akan aturan main yang diberlakukan.

“Lu tahu rules-nya kan ya? 2 points, 3 points, dari tengah 5 points.”

Baik Denny dan Bona sempat saling mencoba keberuntungannya dengan melakukan 3 points shot walau masih belum berhasil.

Beberapa upaya Lay Up pun belum berhasil di awal-awal pertandingan sampai akhirnya Denny mencetak 2 poin pertamanya. Tidak lama kemudian, Bona berhasil menyusul jauh.

Tidak mau kalah, Denny terus melancarkan tembakan-tembakannya untuk menyusul ketertinggalannya.

Bona menjadi semakin di atas angin dengan berhasilnya mendapatkan 5 points melalui tembakan dari tengah lapangan.

 

Hasil Pertandingan

Keadaan mulai berbalik dengan cetakan-cetakan poin Denny yang pelan tapi pasti, hingga dirinya berhasil mencetak 5 points dengan Teknik bowling shot.

Tidak puas begitu saja, Denny memberikan kesempatan bagi Bona untuk melakukan 5 points, namun sayangnya masih gagal. Denny pun menang dengan hasil akhir 24 – 18.

“It’s over. BNI Singapura, kita ke sana,” kata Denny dengan sangat puas.

 

Global Talent

Bernama asli Bonanza Siregar, Bona yang dulu cukup lama tergabung dalam tim Satria Muda kini memutuskan untuk mengejar karir di BNI.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Baginya BNI merupakan tempat yang tepat karena setiap pegawainya disiapkan untuk menjadi talenta yang siap bersaing di kancah dunia atau biasa disebut Global Talent. Hal tersebut didukung dengan keberadaan Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) BNI yang ada di Singapura, Hong Kong, Tokyo, Seoul, London, dan New York, serta Sub Branch di Osaka. Setelah lulus dari Strata 2 di usia 28 tahun, Bona memutuskan untuk pensiun dari dunia basket dan bergabung dengan BNI. “BNI ini adalah wadah bagi para mantan pemain seperti gua, bisa berkarir dan bekerja didukung dengan fasilitas yang memadai bagi para pegawainya untuk berolahraga,” ujarnya. Denny pun sepakat dengan Bona, “Di BNI ini ada tempat gym-nya, lapangan futsalnya, lapangan basketnya, ada kantor yang sangat menyenangkan, dan pastinya orang-orang yang sangat kooperatif dan mensupport dalam bekerja. Jadi BNI ini punya visi misi untuk lebih dekat dengan milenial, termasuk merekrut milenial seperti lu yang punya prestasi dari olahraga dan atlit lain dari cabang olahraga lain.”

Halaman
Show All
Sapto Purnomo, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan