Kisah Rachma, Pelukis Henna Indonesia yang Sukses Berinovasi di Mancanegara

Rachma adalah pelukis henna di Indonesia yang merambah ke mancanegara berkat inovasinya.

Diperbarui 10 Desember 2021, 23:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Saat ini tengah menjadi tren di kalangan anak muda, dan kami, mengusung slogan ‘kualitas sultan harga kos-kosan’," ujar sang suami, Roberto Aldino.

Ia menambahkan, "Lip cream dengan kualitas internasional, dihargai 20 ribuan saja dan lip serum yang bisa membuat bibir berwarna pink ala Korea hanya dihargai 30 ribuan saja. Dengan begitu, minat pasar terhadap produk yang murah berkualitas pun semakin tinggi, apalagi di tengah padnemi Covid-19 seperti saat ini."

Roberto Aldino mengatakan, "Produk kami adalah pionir kuteks henna dalam kemasan botol di Indonesia, dan seiring waktu banyak bermunculan kompetitor. Kami tidak takut dengan persaingan, malah kami menjadi semangat untuk terus berkembang."

Produk Kosmetix NHS Strawberry Scent Nail Henna disebut sudah legal setelah teruji BPOM dan tersertifikasi MUI.

"Kami bangga menjadi pionir kuteks henna pertama di Indonesia, dan masih menjadi produk terlaris di mancanegara," Pungkas Roberto Aldino

 

Tren Henna

Belakangan ini tren lukis henna di Indonesia terus naik, karena cukup banyak calon pengantin yang ingin tampil menawan di hari spesialnya. Di balik itu, tentu ada jasa henna artist atau pelukis henna. Kini banyak pelukis henna yang sudah punya nama, dan bahkan memiliki produk sendiri.

Hena merupakan tanaman bernama Lawsonia Inermis yang banyak ditemukan di beberapa negara jazirah Arab, dan dikenal dengan khasiatnya sebagai obat dan untuk terapi. Selain itu, hena juga biasa digunakan untuk perawatan kulit kepala dan rambut. Sedangkan tato atau lukisan di tangan pengantin, biasanya disebut Mehndi, yang merupakan racikan daun henna.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Hernowo Anggie, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan