Sukses

Setelah Insiden Alec Baldwin, Kru Film Rust Terancam Diamputasi akibat Digigit Laba-Laba

Liputan6.com, Los Angeles - Kemalangan tampaknya datang silih berganti kepada tim ptoduksi film Rust. Masih segar di ingatan, tragedi sinematografer Halyna Hutchins tertembak pistol yang digenggam bintang film dan ptoduser film Western ini, Alec Baldwin.

Kini muncul kabar lain yang tak mengenakkan dari film ini. Seorang kru film Rust dikabarkan tengah dirawat di rumah sakit.

Dilansir dari People, Selasa (9/11/2021), ia digigit laba-laba pertapa cokelat dan lengannya terancam diamputasi.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Syuting di Bonanza Creek

Hal ini diungkap dalam laman GoFundMe yang dibuat untuk Jason Miller, sang kru yang bertindak sebagai pipe rigger dan operator pencahayaan.

"Jason bekerja sebagai bagian dari wrap team dalam produksi Rust di Bonanza Creek saat ia digigit laba-laba pertapa cokelat," tulis pihak keluarga di laman penggalangan dana tersebut.

3 dari 5 halaman

Sepsis dan Nekrosis

"Hanya dalam hitungan hari ia mengalami gejala yang parah, termasuk nekrosis di lengannya dan juga sepsis," kata pihak keluarga.

Dilansir dari Halodoc, nekrosis adalah kondisi kematian dini sel dan jaringan hidup. Sementara sespsis merupakan komplikasi yang berbahaya, saat tubuh mengeluarkan senyawa kimia untuk melawan infeksi.

4 dari 5 halaman

Berkali-kali Dioperasi

Pihak keluarga menyatakan Jason Miller telah beberapa kali menjalani operasi. Sementara dokter berusaha sekuat tenaga untuk menghentikan infeksi yang terjadi, sekaligus menyelamatkan tangan pria ini dari amputasi.

Hingga saat artikel ini ditulis, jumlah dana yang berhasil dikumpulkan mencapai US$ 9.340 atau sekitar Rp 132 juta. Ini sudah jauh melampaui target awal, US$ 5 ribu. 

People mencoba menghubungi perwakilan tim produksi film Rust, tapi mereka belum bersedia menanggapi.

 

5 dari 5 halaman

Keamanan di Lokasi Syuting

Insiden ini membuat persoalan keselamatan kerja dalam syuting film ini kembali disorot. Pada hari tewasnya Halyna Hutchins karena tertembak Alec Baldwin, diketahui sejumlah kru melakukan walkout dari lokasi. Hal ini dilakukan karena mereka merasa lingkungan kerja yang tidak aman.