Tidak Ikonis, Kata-Kata Pembuka Dalam Film Ini Tetap Memikat Penonton

Kata-kata terakhir dalam film memang berkesan, tetapi pembukalah yang bisa memikat. Simak daftar film dengan kata-kata pembuka paling memikat.

Diterbitkan 21 Oktober 2021, 18:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Film ini penuh dengan kata-kata lucu nan mengesankan dari awal hingga akhir. Sangat wajib ditonton untuk mencari penghiburan.

2. Jerry Maguire (1996)

"All right, so this is the world and there are five billion people on it. When I was a kid there were three. It’s hard to keep up."

(Baiklah, jadi ini dunia dan ada lima miliar orang di dalamnya. Ketika saya masih kecil, ada tiga (miliar orang). Sulit untuk mengikutinya.)

Meskipun bukan kalimat paling terkenal di Jerry Maguire, pembuka ini melekat seperti kata-kata "Show me the money!" melekat di benak kita. Kata-kata ini merupakan alternatif yang lebih tenang untuk one-liners punchy yang secara akurat mencerminkan energi cepat dan luar biasa dari bisnis agen olahraga yang diusahakan Jerry.

Film ini juga merupakan film debut Johnathan Lipnicki. Ia memainkan putra menggemaskan Dorothy. Kata-kata ikonis darinya, "Kepala manusia berbobot delapan pon" sebenarnya datang langsung dari Johnathan yang muncul di lokasi dan mengulangi pernyataan itu. Jadi Cameron melemparkannya ke naskah.

Film ini ditulis Cameron Crowe yang selalu trendi. Butuh waktu tiga setengah tahun untuk menyelesaikan naskah dan akhirnya mendapatkan nominasi Skenario Asli Terbaik. Juga sukses menjadi blockbuster dan menjadi favorit untuk ditonton baik pria maupun wanita.

3. Risky Business (1983)

"The dream is always the same."

(Mimpi itu selalu sama)

Dengan monolog pertama itu, penonton diperkenalkan dengan salah satu bintang film terbesar abad ke-20, Tom Cruise (yang juga memerankan Jerry Maguire dalam film Jerry Maguire). Risky Business adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi Tom Cruise yang akhirnya berhasil mendapatkan perannya yang menempatkan namanya di walk of fame Hollywood dan merupakan awal dari Tom Cruise Mega Stardom.

Walaupun hanya sebuah film kecil, Risky Business adalah peran utama bagi Tom Cruise. Dirinya berperan sebagai seorang senior di sekolah menengah bernama Joel yang ditinggalkan di rumah sendirian selama beberapa hari sementara orang tuanya pergi berlibur.

Mimpi yang dirujuk Joel pada kalimat pembuka menunjukkan ketegangan antara keinginannya untuk menjadi remaja pemberontak yang suka bersenang-senang dan tekanan yang dia rasakan untuk berprestasi. Risky Business memercayai awal mudanya untuk menyampaikan kata-kata ini kepada audiens dan itu jelas terbayar.

4. Pretty Woman (1990)

"No matter what they say it’s all about the money.”

(Tidak peduli apa yang mereka katakan, ini semua tentang uang.)

Selalu menyenangkan ketika sebuah film menyangkal kalimat pembukanya sendiri di akhir film. Pretty Woman ditulis oleh J.F. Lawson yang membiarkan kata-kata ini membentuk pandangan dunia yang egois dan dingin yang harus dilawan oleh protagonis kita.

Film komedi romantis era 1990-an ini menceritakan tentang seorang pebisnis bernama Edward Lewis (Richard Gere) dan seorang pelacur bernama Vivian Ward (Julia Roberts) serta bagaimana pasangan ini tidak akan mungkin jatuh cinta. Dengan uang dan penampilannya, pria itu bisa memiliki siapa saja, tetapi sebaliknya dia jatuh cinta pada karakter yang paling tidak mungkin untuk menjadi pasangannya.

Meskipun Richard Gere mungkin pernah mengatakan Pretty Woman adalah film yang paling tidak disukainya, tetapi hingga hari ini, Pretty Woman adalah salah satu kisah cinta paling ikonis sepanjang masa, banyak yang bahkan menyebutkan Pretty Woman sebagai kisah Cinderella.

5. The Prestige (2006)

"Are you watching closely?"

(Apakah kamu memerhatikannya dengan benar?)

Christopher Nolan adalah sutradara yang brilian, menyutradarai semua trilogi The Dark Knight serta film tentang perjalanan ruang angkasa ikonisnya, Interstellar. Dia sangat tahu bagaimana memikat hati penonton.

Lagi-lagi lewat The Prestige dalam kalimat pembukanya, kemampuan memikat ini dilakukan. Film The Prestige menceritakan tentang dua pesulap panggung bernama Rupert Angier (Hugh Jackman) dan Alfred Borden(Christian Bale). Kedua pria tersebut berpartisipasi dalam kompetisi yang sangat kompetitif dalam menciptakan ilusi panggung paling pamungkas. Masing-masing berusaha untuk eksplorasi dan menghancurkan yang lain. Michael Caine dan Scarlett Johansson juga turut hadir dalam film ini.

Film ini selalu menarik dan membuat penonton bertanya-tanya ilusi apa yang akan dipertontonkan tiap kali manggung. Prestige bernuansa gelap, menakutkan, dan meresahkan dengan latar Gotik. Sebagai penegasan kata-kata pembuka, penonton dibiarkan menebak-nebak adegan seperti yang penonton lakukan terhadap trik sulap. Magis membuat penonton bertanya-tanya apakah ini ilusi atau nyata.

 

Penulis: Anastasia Merlinda

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Meiristica NurulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan