Widya Siregar Ungkap Perjalanan Hidupnya dalam Album Journey of a Soul

Journey of a Soul bisa dibilang sebuah album dari Widya Siregar yang menceritakan banyak hal tentang cinta baik itu suka dan duka.

Diperbarui 16 Oktober 2021, 00:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Saya menghadirkan lagu-lagu di album ini dalam bahasa asing, bukan berarti nggak suka bahasa Indonesia. Saya melihat bahasa-bahasa asing yang dihadirkan di album ini sebagai eksistensi manusia yang diciptakan Tuhan untuk hidup berbangsa dengan berbagai bahasa,” jelas penyanyi yang mengidolai Julio Iglesias ini.

Di Balik Layar

Album Journey of a Soul dirancang Widya Siregar bersama keyboardist Jazz, Fusion Stuff, Krishna Siregar sebagai arranger musiknya. Dan dalam prosesnya, sejumlah musisi ikut andil dalam memuluskan komposisi album yang berisikan 8 track ini.

Di antaranya, Damez Nababan (brass section), Jeane Phialsa (drum), Kadek Rihardika (rhythm section), Michael Pentury (vokal) dan Nobel Anakotta (vokal). 

Dengan hadirnya album Journey of a Soul, sebagai musisi pendatang baru, Widya Siregar berharap bahwa musik yang dihadirkannya bisa menjadi soundtrack kehidupan banyak penikmat musik di manapun berada.

“Saya berharap dengan dirilisnya album ini khasanah musik di Indonesia akan lebih beragam dengan musik berbagai nuansa, bahasa, dan irama, baik itu Latin, Eropa, hingga Barat. Tentunya juga berharap lewat album ini, dapat memberi sudut pandang bagi seluruh masyarakat di Indonesia mengenai musik-musik dengan nuansa, bahasa, dan irama yang lain dari yang selama ini lebih sering dinikmati oleh masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Hernowo Anggie, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan