Review Film Prisoners of the Ghostland: Bank Nasional Bleufeur Dirampok, 3 Kasir dan 2 Satpam Tewas

Sepanjang 2021, Nicolas Cage membintangi tiga film. Salah satunya, Prisoners of the Ghostland karya sineas Sion Sono. Berikut review filmnya.

Diterbitkan 18 September 2021, 18:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ghostland Yang Hopeless

Ghostland kebalikan dari singgasana sang gubernur. Tone warnanya sejak awal earthy. Berbedu, kumal, kotor menyiratkan hopeless di level tertinggi. Enoch (Charles Glover) sebagai ketua komunitas tanpa harapan ini tak punya daya hingga Hero datang.

Bersamaan dengan terbitnya harapan, warna-warna terang mulai muncul di beberapa titik Ghostland. Set lokasi yang didatangi para tokoh punya kekhasan dan makna-makna tertentu (jika Anda memperhatikan) lebih saksama.

Sayang, Sion agak kedodoran dalam menjaga karakter dan sejumput logika cerita. Khususnya, ketika sumbu ledak yang dipasang di (maaf) salah satu testikel Hero meledak.

 

Plus Minus Hero

Mungkin Hero punya imunitas tingkat dewa hingga ledakan itu hanya membuat langkahnya sedikit pincang sementara wajah tak memperlihatkan rasa sakit yang kami sendiri mulas membayangkannya.

Atau, memang Prisoners of the Ghostland bergenre aksi fiksi fantasi yang melakukan “kawin campur” dengan noir sehingga sah-sah saja (sedikit) mengabaikan nalar penonton. Patut dicatat, Nicolas Cage sepanjang 2021 membintangi tiga film.

Selain Prisoners of the Ghostland, ada Willy’s Wonderland dan Pig yang kebanjiran pujian kritikus. Bisa Anda bayangkan betapa repotnya membagi waktu, energi, dan pikiran untuk menghidupkan tiga karakter dengan latar berbeda. Lord Nicolas bisa melakukannya.

Karisma Nicolas Cage

 

 

Hero dalam Prisoners of the Ghostland tak jelas berasal dari mana, latar keluarganya seperti apa, dan punya kemampuan apa sebagai pahlawan pembawa perubahan.

Yang kami lihat di sepanjang film masih Nicolas Cage, bukan yang lain. Karisma dan aura wajahnya yang meyakinkan kami bahwa dialah harapan dan simbol perubahan dalam film.

Terlepas dari sejumlah catatan yang menyertainya, Prisoners of the Ghostland masih asyik untuk diikuti. Apalagi, babak akhir film ini menyajikan pesta tarung dengan darah lumayan heboh.

Meriahnya Babak Ketiga

Sejumlah karakter memperlihatkan motivasi dan kemampuan yang sebenarnya di babak pamungkas. Berlarut-larut di awal ditebus dengan perang meriah di pengujung. Nuansa politik dan dendam terasa jelas di sana.

Prisoners of the Ghostland bukan film terbaik Nicolas Cage. Namun tetap seru dengan selera humor yang enteng tanpa merusak mood yang dibangun sejak awal. Babak ketiga dijadikan Sion Sono waktu untuk melampiaskan rasa muak terhadap penjahat.

Bak-bik-buk tanpa tedeng aling-aling membuat film ini berakhir dengan melegakan. Prisoners of the Ghostland tidak tayang di bioskop. Anda bisa saksikan secara resmi via KlikFilm mulai bulan ini.

 

 

 

Pemain: Nicolas Cage, Sofia Boutella, Bill Moseley, Nick Cassavetes, Tak Sakaguchi, Charles Glover

Produser: Laura Rister, Michael Mendelsohn, Ko Mori, Reza Sixo Safai, Nate Bolotin

Sutradara: Sion Sono

Penulis: Aaron Hendry, Reza Sixo Safai

Produksi: Untitled Entertainment, XYZ Films, Patriot Pictures

Durasi: 1 jam, 43 menit

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan