Label Rekaman Belanda SPINNIN’ Records Cari Produser Musik Elektronik Indonesia untuk Go International

SPINNIN Records berkolaborasi dengan ICEPERIENCE.ID menyelenggarakan Electronic Music Producer Contest (EMPC).

Diperbarui 14 Juni 2021, 15:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Karya-karya mereka kini dapat dinikmati di berbagai platform musik global seperti Spotify, Apple Music, JOOX, dan Youtube Music. Berkaca dari kesuksesan tersebut, pemenang EMPC kali ini diharapkan melampaui pencapaian dari pendahulunya.

“Dengan kolaborasi bersama SPINNIN’ Records yang merupakan record label nomor satu di industri musik elektronik dunia, tentu saja harapan terbesarnya agar musisi lokal terbaik kita bisa go international. Menjadi inspirasi bagi produser musik lokal lainnya agar berani menciptakan legacy mereka sendiri,” terangnya.

Optimis

Pada gelaran tahun ini, EMPC optimis submission track mampu mencapai target sebanyak 1.000 track, atau dua kali lipat submission track di EMPC tahun lalu. EMPC 2021 akan dimulai pada awal Juni mendatang, diawali dengan tahapan registrasi bagi para musisi dan produser musik lokal mulai tanggal 14 Juni – 16 Juli 2021. Peserta juga wajib untuk mengunggah hasil karya orisinil miliknya di platform Soundcloud dan mengirimkan tautannya saat registrasi. Kemudian tahap penjurian pada bulan Juli 2021, para judges EMPC akan menyeleksi dan mengkurasi 20 finalis terpilih hingga 3 besar dan juara favorit. 

Para judges EMPC siap mencari produser muda berbakat dan kreatif dengan karya musik yang berkualitas. Dari sisi musik, track yang di submit harus original, fresh, and song potential. Original yang dimaksud adalah ­track tersebut bukan remake atau remix dari karya musik yang sudah ada.  Kemudian kreativitas, harus sesuatu yang fresh dan terkini. Dari sisi teknikal juga harus mumpuni. Sedangkan song potential, bukan hanya beat yang enak tapi juga ‘nendang’ di sepanjang lagu. Lalu dari sisi aransemen, juga harus punya multiple parts dalam sebuah lagu serta berkualitas dari segi rekaman, mixing, maupun mastering.

 

Seleksi

Selain proses seleksi dan kurasi, 20 finalis EMPC 2021 juga bakal mendapatkan banyak mentoring di fase Producer Camp Online dan proses kreatif di fase Revamp Track. Peserta akan dibekali pengetahuan dan kemampuan teknis oleh para mentor yang kompeten dan kredibel di industri musik. Mereka juga akan berproses secara kreatif dengan mentor terkait karya musik yang mereka buat dan melakukan revamp terhadap karya yang dihasilkan.  

Puncaknya, the 1st winner EMPC 2021 akan memperoleh kesempatan untuk berkolaborasi dengan musisi lokal Indonesia dibawah naungan record label SPINNIN’ Records.

 

Apresiasi

Sementara itu, Jevin Julian yang terlibat sebagai salah satu judges EMPC 2021 mengapresiasi ICEPERIENCE.ID yang konsisten menyelenggarakan EMPC untuk mengembangkan musik elektronik Indonesia dengan talenta-talenta berbakat yang ada. Dengan berbagai proses dan kolaborasi di EMPC, menurut Jevin, ada banyak knowledge yang bisa didapatkan para musisi lokal untuk menghasilkan karya musik level dunia. 

“EMPC bukan sekadar kompetisi bagi para produser musik elektronik, tapi juga sebagai wadah belajar bersama. Para judges dan peserta bisa memperoleh berbagai experience baru sekaligus menjadi sarana belajar bersama-sama tentang musik elektronik. Harapannya local musician kita bukan hanya menguasai local electronic music scene, tapi juga internasional,” terang Jevin Julian.

Makin menarik lagi karena dalam EMPC 2021 ini, ICEPERIENCE.ID juga menjalin kerja sama dengan SAE Institute. Lembaga yang didirikan pada tahun 1976 ini merupakan institusi pendidikan media kreatif terbesar dan berskala global, yang diharapkan dapat memperkuat kualitas karya dan promosi para produser musik yang terpilih. Selain itu, EMPC 2021 juga bekerja sama dengan Ardan Radio, Hard Rock FM, dan Geronimo sebagai official media partner.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan