Cerita Shahnaz Haque Divonis Kanker Ovarium 7 Tahun Setelah Ibunda Meninggal Dunia

Shahnaz Haque mengenang perjuangan melawan kanker ovarium, bermula saat ia tidak menstruasi selama tiga bulan padahal belum nikah.

Diperbarui 31 Mei 2021, 07:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Jika dideteksi lebih awal, kanker ovarium dapat ditangani. Faktanya 20 persen dari kanker ovarium yang terdeteksi di stadium awal, 94 persen pasien stadium awal ini dapat hidup lebih dari lima tahun setelah didiagnosis,” ulasnya.

Riwayat Kesehatan Keluarga

Narasumber lain, yakni Direktur AstraZeneca Indonesia, Rizman Abudaeri menyebut, diagnosis sedini mungkin dan pengobatan tepat faktor penting yang menentukan keberhasilan menangani kanker.

Karenanya, AstraZeneca Indonesia, Indonesian Cancer Information and Support System, dan HOGI meluncurkan Kampanye 10 Jari untuk mengenali 6 faktor risiko dan 4 tanda kanker ovarium.

Enam faktor risiko kanker ovarium yaitu punya riwayat kista endometriosis, ada riwayat keluarga yang menderita kanker ovarium dan kanker payudara, mengalami mutasi genetik, angka paritas rendah, gaya hidup buruk, dan pertambahan usia. “Empar tanda kanker kanker ovarium yakni kembung, nafsu makan menurun, sering buang air kecil, dan nyeri panggul atau perut,” pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan