Liputan6.com, Jakarta - Pemanfaatan compressed natural gas (CNG) tidak hanya menyasar sektor industri dan komersial. PT Gagas Energi Indonesia atau PGN Gagas juga mulai memperluas penggunaan gas bumi terkompresi tersebut untuk kebutuhan rumah tangga.
Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, mengatakan perusahaan mengembangkan CNG rumah tangga melalui sistem jaringan klaster.
"CIG bisa digunakan untuk rumah tangga. CIG untuk industri. CIG untuk hotel dan rumah tangga," ujar Santiaji di Yogyakarta, Rabu (19/8/2026).
Advertisement
Dalam sistem tersebut, CNG yang memiliki tekanan tinggi tidak langsung dialirkan ke rumah pelanggan. Gas terlebih dahulu melewati fasilitas penurunan tekanan agar sesuai dengan kebutuhan rumah tangga.
PGN Gagas menyebut telah membangun sekitar 4.545 sambungan rumah tangga untuk pelanggan jargas berbasis CNG.
Jaringan tersebut dikembangkan untuk pelanggan rumah tangga di kawasan perkotaan maupun perdesaan.
Â
Dari Tekanan 200 Bar hingga Kompor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328046/original/054469900_1787133628-WhatsApp_Image_2026-08-19_at_16.44.47.jpeg)
Santiaji menjelaskan CNG yang diangkut menggunakan Gas Transport Module (GTM) memiliki tekanan sekitar 200 bar.
Tekanan tersebut kemudian diturunkan melalui Pressure Regulating Station (PRS) menjadi sekitar 3 bar.
Dari PRS, gas dialirkan melalui jaringan pipa menuju beberapa segmen pelanggan. Untuk rumah tangga, gas kemudian melewati Regulating Station (RS) untuk kembali menurunkan tekanan menjadi sekitar 0,3 bar.
Sebelum masuk ke kompor, tekanan kembali diatur melalui regulator yang berada pada meter pelanggan rumah tangga.
Dengan sistem tersebut, gas yang masuk ke kompor berada pada tekanan yang sesuai untuk digunakan.
"Jadi bisa dikatakan, berbeda dengan LPG, yang mana masih membutuhkan regulator, kita tidak perlu tambahan regulator, karena sudah disediakan oleh PGN. Jadi kita tinggal nyalain kompor," jelasnya.
Â
Advertisement
CNG Tak Hanya untuk Rumah Tangga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328041/original/026206100_1787133531-WhatsApp_Image_2026-08-19_at_16.45.12.jpeg)
Selain rumah tangga, PGN Gagas juga mengembangkan CNG untuk pelanggan komersial melalui skema point-to-point.
Model tersebut memungkinkan gas dikirim langsung kepada pelanggan menggunakan tabung CNG.
Pelanggan komersial seperti hotel, restoran, dan kafe memiliki gas room atau ruang khusus untuk penempatan tabung. Dari ruang tersebut, gas kemudian dialirkan melalui jaringan menuju dapur.
Santiaji mengatakan sistem tersebut diterapkan untuk pelanggan HOREKA di sejumlah wilayah Indonesia.
"Ini yang kami lakukan seluruh HOREKA yang ada di Indonesia memakai CNG dengan cara seperti itu," ujarnya.
Untuk pelanggan dengan konsumsi besar, tabung dapat ditempatkan secara permanen dan diisi menggunakan sistem CTF. Sementara itu, pelanggan dengan konsumsi lebih kecil dapat menggunakan sistem penggantian tabung.
Â
Aspek Keselamatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328042/original/038836800_1787133558-WhatsApp_Image_2026-08-19_at_16.45.12__1_.jpeg)
Penggunaan CNG di rumah tangga juga diikuti dengan sistem keselamatan berlapis.
PGN Gagas melakukan patroli jaringan serta menyiagakan operator selama 24 jam. Operator bertugas memantau kondisi jaringan dan menangani laporan gangguan dari pelanggan.
Selain itu, gas telah diberikan odoran untuk membantu mendeteksi kebocoran.
Santiaji mengatakan seluruh operator yang menangani kegiatan teknis juga harus memiliki sertifikasi.
"Dan operator kami bersertifikat. Nggak boleh orang kerja di gagas apalagi yang menangani teknis tidak bersertifikat. Tetap kami sertifikasi dan yang mengganti tabung orang gagas," katanya.
Pengembangan CNG rumah tangga menjadi salah satu upaya PGN Gagas memperluas akses gas bumi ke wilayah yang tidak memiliki sumber gas di dekatnya.
Yogyakarta menjadi salah satu wilayah yang dikembangkan karena tidak memiliki sumber gas yang dekat. Dengan menggunakan CNG, gas dapat dikirim dari wilayah yang memiliki sumber gas menggunakan GTM sebelum disalurkan melalui PRS dan jaringan pipa.
Dengan demikian, gas bumi dapat menjangkau rumah tangga meskipun lokasi pelanggan berada jauh dari sumber gas.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327521/original/042881300_1787113384-Screenshot_2026-08-19_110246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328045/original/057902400_1787133606-WhatsApp_Image_2026-08-19_at_16.45.11.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089126/original/010687400_1657801176-Gas-Melon-LPG-Iqbal-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3696111/original/002366300_1639471326-IMG-20211214-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302551/original/025485300_1784591814-c126f235-1582-431e-bd9b-5e66c5a9ddcb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300180/original/035187100_1784304754-Gas.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563533/original/046149400_1776904156-AP26108447326306.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298278/original/012556200_1784164918-pic-project.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288292/original/037126400_1783310197-WhatsApp_Image_2026-07-06_at_8.30.28_AM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8823004/original/092127200_1782912909-IMG_5218.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560526/original/087814600_1776671804-1000033623.jpg)