Kementrian Komunikasi dan Informatika Siap Dukung Talenta Industri Hiburan untuk Makin Cakap Digital

Pelaku industri hiburan harus bisa mengembangkan sayapnya di dunia digital.

Diperbarui 01 Mei 2021, 23:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berbagi Cerita

Dalam acara itu, juga hadir co-founder Eventori, Agnez Mo, yang berbagi cerita tentang proses pembuatan novel grafis yang diinspirasi dari video musiknya. Novel grafis itu akan terbit November tahun ini di Amerika Serikat tersebut diambil dari video music “Long As I Get Paid” yang sarat dengan nuansa ragam hias Nusantara. 

“Salah satu yang membuat Z2 Comics tertarik membuat novel grafis adalah nuansa etnis Nusantara dari pakaian, hiasan kepala, hingga senjata berupa keris yang ditampilkan di video itu. Sangat menyenangkan memformulasikan fantasi yang awalnya dibuat untuk lagu saya dan menjelma menjadi nyata dalam wujud karakter komik,” kata Agnez.

 

Komik

Pada akhir acara, Agnez menyerahkan satu buah sampul novel grafis Don’t Wake Up yang telah ditandatangani kepada Menteri Johnny Plate. 

Platform kolaborasi industri hiburan Eventori berdiri pada 2 Februari 2020. Tujuan utamanya adalah membuka akses yang luas bagi talenta industri hiburan dari seluruh daerah untuk mendapatkan kesempatan tampil dan naik kelas. Saat ini sudah 1.800 talenta dan vendor industri hiburan terdaftar di booking platform Eventori.

Untuk berbagi kebahagiaan pada bulan Ramadan ini, Eventori membagikan 1.000 paket sembako untuk para pekerja industri hiburan di sejumlah kota di Tanah Air. Penyaluran bantuan tersebut bekerja sama dengan Ikatan Manajer Artis Indonesia (IMARINDO) serta komunitas pelaku EO Backstagers Indonesia dan Stage Management Indonesia (STAMINA).

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan