Sukses

Lirik Lagu Kutukan (Cinta Pertama) - Raisa

Liputan6.com, Jakarta - Raisa kembali mengeluarkan karya terbarunya. Karya baru istri Hamish Daud ini berjudul "Kutukan (Cinta Pertama)".

Menariknya, di lagu terbaru ini Raisa mendobrak cinta anggun yang selama ini melekat dalam dirinya. Raisa tampil berbeda dari beberapa lagu yang sempat dirilis.

Lagu Kutukan ini merupakan lagu yang ditulis sendiri oleh Raisa. Lagu tersebut menggambarkan bagaimana kesan yang ditinggalkan oleh cinta pertama, baik itu kesan baik maupun memori menjengkelkan dengan suasana satir.

Berikut ini lirik lagu Kutukan (Cinta Pertama) dari Raisa. 

 

2 dari 2 halaman

Kutukan (Cinta Pertama)

Pesonamu

Mungkin tak banyak

Orang yang mengerti

Cuma aku

 

Belum puas tersakiti

Kuterima kau kembali lagi

Kau yang pernah merajaiku

 

Tahun demi tahun berlalu

Pengaruhmu tak juga sirna

Dengan mudahnya kauketuk pintu hati

 

Inikah kutukan (kutukan)

Cinta pertama? (Pertama)

Tanpa banyak usaha

Kau runtuhkan aku

 

Inikah kutukan? (Kutukan)

Hanya kau yang dapat hapuskan

Takkan lagi (takkan lagi), takkan lagi

 

Belum puas tersakiti

Kuterima kau kembali lagi (kau kembali lagi, oh)

Kau yang pernah merajaiku

 

Tahun demi tahun berlalu (tahun berlalu)

Pengaruhmu tak juga sirna (pengaruhmu tak sirna)

Dengan mudahnya kauketuk pintu hati

 

Inikah kutukan

Cinta pertama?

Tanpa banyak usaha

Kau runtuhkan aku

 

Inikah kutukan?

Hanya kau yang dapat hapuskan

Takkan lagi (takkan lagi), takkan lagi, yeah

 

Mm-mm, mm

(Pengaruhmu yang tak kunjung sirna)

Sirna (oh)

Ooh-ooh-ooh

(Merindu kau tayang nanti)

Menunggu kau tayang nanti, yeah (kini kau tayangkan satu lagi) mmLagi

 

Inikah kutukan

Cinta pertama?

Tanpa banyak usaha

Kau runtuhkan aku (runtuhkan aku)

 

Inikah kutukan?

Hanya kau yang dapat hapuskan

(Takkan lagi, takkan lagi) takkan lagi, yeah

 

Cinta pertama?

(Tanpa banyak usaha) Tanpa banyak usaha (tanpa banyak usaha)

Meruntuhkan aku (inikah kutukan?)

 

Inikah kutukan? (Hanya kau yang dapat hapuskan)

Hanya kau yang dapat hapuskan

(Takkan lagi, takkan lagi) Uh, takkan lagi, yeah