Sukses

Klarifikasi Kuasa Hukum Hotma Sitompul Soal Dugaan Selingkuh Desiree Tarigan dan Penyerobotan Lahan

Liputan6.com, Jakarta Desiree Tarigan mengambil langkah hukum dengan melaporkan suaminya sendiri, Hotma Sitompul ke Polres Metro Jakarta Selatan. Ibunda Bams eks Samsons melapor terkait dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyerobotan lahan.

Dugaan penyerobotan lahan ini terkait dengan dugaan pembangunan tembok yang membuat ibunda Desiree Tarigan, Muliana Tarigan, merasa dirugikan. Usai melapor, Desiree menyampaikan intisari laporan kepada awak media.

Kuasa hukum Hotma Sitompul, Muara Karta Simatupang, S.H., juga ikut terbawa dalam laporan Desiree Tarigan. Ia pun menyampaikan klarifikasi terkait sejumlah dugaan yang menjadi konsumsi publik.

2 dari 5 halaman

Enggak Pernah Ngomong Selingkuh

“Sepertinya saya enggak pernah ngomong selingkuh ya, tetapi saya pernah bilang, ada yang memang seseorang yang oleh Pak Hotma itu dijelaskan tidak boleh berhubungan. Sekali dua kali itulah yang akhirnya mereka ke Bali katanya. Itulah puncak dari semua persoalan,” urainya.

“Jadi, boleh dibuka semua saya tidak pernah bilang Desiree selingkuh, tidak. Tapi ada laki-laki yang memang Pak Hotma sendiri sudah sampaikan ke saya bahwa saya tidak mau istri saya berteman dengan orang itu,” Muara menambahkan.

3 dari 5 halaman

Silakan Tafsir

Klarifikasi Muara Karta kami lansir dari video “Desiree Tarigan Tanggapi Klarifikasi Hotma Sitompul Hingga Memutuskan Laporkan ke Kepolisian” di kanal YouTube Cumicumi, 9 April 2021.

Muara lantas menyebut ini soal tafsir. “Itu tergantung masing-masing bagaimana menafsirkan, silakan tafsir. Saya juga bisa menafsirkan. Kan masing-masing orang punya cara untuk menafsirkan yang berbeda. Tidak harus sama,” kata Muara.

 

4 dari 5 halaman

Tapi Semua Ada Fakta

Lebih lanjut, Muara Karta membahas perihal foto. “Tapi semua ada fakta, foto ya. Kebetulan enggak saya bawa fotonya. Foto itulah yang memang Pak Hotma sendiri jelaskan bahwa saya tidak suka istri saya bergaul dengan orang ini,” tuturnya.

Setelahnya, Muara Karta merespons perihal dugaan penyerobotan lahan dengan membangun pagar atau tembok. Muara menegaskan kliennya siap membayar bila pihak ibunda Desiree Tarigan merasa dirugikan. 

5 dari 5 halaman

Saya Akan Bayar

“Saya cuma katakan bahwa tanah itu supaya kolam renang ini tidak rusak maka dibuatlah tembok tapi statement Pak Hotma apa, saya akan bayar kelebihan tanah yang memang terpakai untuk pagar itu. Ya, kan?” Muara memaparkan.

“Berapapun harganya akan saya bayar. Kan itu statement bagus, kan? Bukannya statement tanah saya serobot saya tidak mau bayar, saya mau ambil tanah orang. Itu salah, melanggar hukum,” imbuhnya.