Sukses

Soojin (G)I-DLE Hiatus dari Jagat K-Pop Usai Dihantam Tuduhan Bullying

Liputan6.com, Seoul - Cube Entertainment akhirnya mengeluarkan pernyataan terbaru mengenai skandal perundungan yang membelit Soojin (G)I-DLE. Agensi tersebut mengumumkan idola K-Pop yang debut tahun 2018 ini akan menghentikan aktivitasnya di jagat hiburan.

"Saat ini, Soojin telah menghentikan semua aktvitasnya, dan (G)I-DLE akan melanjutkan promosi dengan lima anggota," kata pihak agensi dalam pernyataan resminya, seperti diwartakan Soompi, Kamis (4/3/2021).

Selain mengumumkan hal ini, Cube Entertainment juga menginformasikan soal upaya investigasi dan mediasi dengan sosok yang diduga sebagai korban bullying Soojin (G)I-DLE.

 

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 5 halaman

Butuh Waktu Lama

"Pertama-tama, kami meminta maaf karena tidak bisa membagikan pernyataan secepatnya. Kami telah berusaha sebaik mungkin untuk memverifikasi fakta, karena itulah kami butuh waktu lama untuk menyatakan posisi kami. Kami memohon pengertiannya," tutur pihak agensi.

3 dari 5 halaman

Tak Bisa Mengklarifikasi

Cube menyatakan mereka telah bertanya kepada pihak sekolah, guru, teman sekelas, maupun rekan lainnya soal situasi antara Soojin dan terduga korbannya.

"Berdasarkan apa yang kami konfrimasi sejauh ini, benar bahwa mereka bertengkar via telepon, tapi kami tidak bisa mengonfirmasi kekerasan yang dituduhkan oleh pembuat unggahan," wakil Cube menambahkan.

4 dari 5 halaman

Tak Terjadi Pertemuan

Demi mengklarifikasi isi tuduhan, Cube menyatakan pihaknya telah menawarkan pertemuan tatap muka dengan pihak yang terkait langsung dengan peristiwa ini.

"Namun semua pihak menyatakan keengganannya, jadi pertemuan antara mereaka yang terlibat langsung tidak terjadi. Namun, bila semua yang terlibat terbuka untuk pertemuan tatap muka, kami akan mengaturnya kapan pun," begitu pernyataan Cube.

5 dari 5 halaman

Tuduhan dan Bantahan

Diberitakan sebelumnya, Soojin dituduh melakukan sejumlah kenakalan saat sekolah, bahkan melakukan kekerasan fisik terhadap teman-temannya. Wanita 22 tahun ini sudah bersuara secara langsung soal tuduhan ini.

"Di masa sekolahku, aku adalah seseorang yang selalu menonjol, dan ada sejumlah rumor buruk tentangku. Aku mengenakan pakaian yang tidak layak atas tugasku sebagai seorang siswa, dan beberapa kali merokok karena rasa ingin tahu," ujarnya via sebuah unggahan di platform khusus penggemar.

Namun, ia membantah telah melakukan kekerasan. Menurut dia, yang terjadi hanya pertengkaran via telepon. "Walau ini memalukan untuk diakui, aku ingat saat itu memakinya. Saat itu kakak perempuannya mengambil alih telepon dan memarahiku. Aku lalu minta maaf kepada kakak perempuannya lalu menutup telepon," begitu isi pengakuan Soojin.