Kangen Singapura? Yuk, Lihat Kenangan Liburan Nirina Zubir Bareng Keluarga ke Negeri Singa

Ketika liburan bersama keluarga di tahun 2018 lalu, Nirina mengunjungi berbagai tempat menarik dan terbaik yang ada di Singapura.

Diperbarui 20 November 2020, 08:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

2. Menikmati Kuliner Lezat di Orchard Road

Salah satu masalah ketika liburan keluarga adalah menemukan makanan yang enak dan cocok bagi seluruh anggota keluarga. Tetapi, di Singapura itu bukan masalah bagi keluarganya. Di sekitar hotel, banyak sekali restoran dan beragam pilihan makanan.

“Sederhana kok, dengan jalan kaki sedikit dari hotel, kita bisa dengan mudah menemukan bermacam pilihan makanan. Anak-anakku bisa dengan gampang mendapatkan makanan yang cocok bagi lidah mereka, dan mereka juga gak kesulitan beradaptasi,” tuturnya.

>Menurut Nirina, setiap orang dengan selera makanan yang berbeda-beda dapat dengan mudah menemukan yang mereka cari di Singapura.

“Di Orchard Road, contohnya, sangat mudah menemukan hidangan barat, oriental atau bahkan masakan Padang yang pedas seperti di kampuang ayahku di Sumatera Barat,” tambahnya.

Bagi Nirina, makan malam selama di Singapura terasa nyaman dan tidak canggung. Dirinya dapat dengan mudah berkomunikasi dan berinteraksi dengan para pengunjung maupun wisatawan lainnya.

"Kami juga bercakap-cakap dengan warga lokal. Interaksi dengan sesama pengunjung bisa berlangsung alami karena kita adalah bagian dari ikatan besar bernama ASEAN. Banyak juga kan warga lokal yang paham Bahasa Melayu. Nah, ini juga mendorong kita supaya tidak ragu berinteraksi dengan mereka,” tuturnya.

3. Berselancar di Wave House dan Bermain di Ola Beach Club

Dari suasana perkotaan modern, Nirina beserta keluarga melanjutkan liburan ke Sentosa Island yang menjadi favorit banyak wisatawan, termasuk keluarga Nirina. Pulau ini sangat mudah dicapai dari pusat kota Singapura melalui jalan raya, trem, dan moda transportasi lainnya.

Ia dan suami bercerita bahwa keluarga mereka menikmati berbagai atraksi yang seru seperti berselancar di ombak buatan di Wave House, dan mengendarai ”perahu donat“ di Ola Beach Club.

Wave House Singapore merupakan destinasi satu-satunya instalasi ombak di Asia dan menjadi tempat yang sempurna untuk para peselancar mengasah kemampuannya.

Sementara untuk Ola Beach menyediakan one stop entertainment untuk keluarga atau wisatawan yang pergi secara berkelompok. Banyak permainan yang tersedia di sini, mulai dari banana boat, kayak, dan paddle board. Pengunjung juga bisa menyewa ban besar berbentuk donat alias Ola Donut untuk bersantai dan menikmati semilir angin pantai.

"Ini tempat terbuka dan dekat area perairan, tapi kami  gak pernah cemas karena ada prosedur standar keamanan yang bagus di sana. Semua wahana dilengkapi petugas keamanan atau penjaga pantai, membuat kami tenang melepas anak bermain,” tambahnya.

4. Mengenal dan Belajar Berbagai Budaya

Selain membuat anak-anaknya bergembira, pengalaman liburan ke Singapura, menurut Nirina, menguatkan perkembangan karakter anak-anaknya melalui interaksi satu sama lain dari berbagai budaya yang ada di Singapura. Sepanjang perjalanan, Nirina melihat banyak keluarga dari berbagai negara yang juga bergembira di sana. Anak-anak berbagai usia dan berbagai kalangan dapat bergaul, bermain bersama di tempat yang sama.

“Anakku juga bermain dan berinteraksi dengan anak-anak lain dari berbagai bangsa yang hadir Ola Beach Club dan Wave House," ujarnya.

"Ini penting sih, supaya anak-anak juga paham kalau etnis dan bangsa-bangsa di dunia itu sangat beragam. Harapannya, kami sebagai orang tua jadi lebih mudah mengajarkan toleransi ke anak-anak,” ungkapnya.

5. Melihat Satwa Laut di SEA Aquarium

Ketika di Sentosa Island, Nirina beserta keluarga juga mengunjungi SEA Aquarium yang disebut-sebut sebagai  akuarium terbesar se-Asia dengan lebih dari 50.000 satwa laut. Satwa penghuni wahana tersebut termasuk hiu macan, kerapu raksasa, dan gerombolan ikan pari.  

Atraksi di wahana SEA Aquarium dikelompokkan ke dalam berbagai bagian. Sehingga pengunjung dapat melihat dengan seksama spesies akuatik dari berbagai bentang alam seperti Teluk Benggala, Selat Malaka dan Laut Andaman, serta Great Lakes di Afrika Timur.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Nirina Zubir (@nirinazubir_)

6. Pertunjukan Air Mancur Wings of Time

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Nirina Zubir (@nirinazubir_)

Mereka juga menikmati pertunjukan lampu air mancur Wings of Time di sore hari. Pertunjukan ini menjadi penutup sempurna bagi hari yang melelahkan tapi menyenangkan di Sentosa Island.

7. Menaiki Singapore Flyer

Menyaksikan Singapura dan Selat Malaka dari wahana raksasa Singapore Flyer juga menjadi pengalaman menarik tersendiri bagi keluarga Nirina.

Roda raksasa setinggi 165 m yang menghadap Marina Bay ini dibuka pada 2008 setelah 2,5 tahun dibangun. Kini, ferris wheel ini adalah salah satu atraksi wisata ikonik di Singapura.

“Kami sekeluarga, terutama anak-anak, rindu untuk kembali ke negeri Singa lagi. Selain memiliki banyak destinasi yang cocok untuk passion kami masing-masing, Singapura juga memiliki ragam warisan budaya yang ingin Ernest dan saya perkenalkan kepada Zizi dan Elzo. Banyak edukasi bisa kami berikan, mulai dari menghormati perbedaan ras dan budaya, hingga mencintai lingkungan,” ungkap Nirina.

Di tengah pandemi ini, Nirina pun lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga dengan mencoba berbagai kegiatan yang dapat dilakukan di rumah.

"Karena sudah kangen jalan-jalan lagi, akhirnya saya membuka koleksi-koleksi foto untuk throwback moment saat kami di Singapura,” tutup Nirina.

Melihat cerita jalan-jalan Nirina bersama keluarga, pasti kamu sudah pengen banget pergi ke Singapura. Sabar ya sabar.

Munculnya pandemi yang melanda seluruh dunia membuat keinginan warga Indonesia untuk liburan ke Singapura harus ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Sampai berita ini ditulis, Singapura tengah berada dalam Fase 2 atau transisi aman dengan menerapkan kebijakan SG Clean. Sebagian besar bisnis telah dibuka secara bertahap seperti halnya yang ada di Indonesia.

Setiap objek wisata, restoran, toko, dan lokasi di Singapura yang beroperasi wajib dilengkapi dengan sertifikat SG Clean  dan tersedia aplikasi Safe Entry untuk pelacakan, dimana setiap orang harus memindai kode batang untuk melacak check-in dan keluar seseorang dari suatu lokasi.

SG Clean adalah sebuah kampanye yang diluncurkan sejak Februari 2020 dengan tujuan meningkatkan standar kebersihan publik di tengah wabah virus corona. Sertifikasi yang didapat berupa sebuah logo SG Clean berwarna hijau yang terpampang di fasad bangunan.

Melalui sertifikasi SG Clean ini, diharapkan wisatawan jadi bisa lebih tenang dan memiliki rasa percaya bahwa destinasi yang dikunjungi telah menerapkan standar kebersihan publik dan protokol kesehatan.

Pembukaan perbatasan Singapura untuk kegiatan pariwisata mulai dilakukan pada September lalu. Pembukaan dilakukan secara perlahan, bertahap dan persyaratan ketat demi keamanan. Singapura akan memeriksa terlebih dahulu keadaan Covid-19 di sebuah negara tersebut sebelum memberikan izin bagi WNA dan wisatawan asing masuk ke Singapura.

Hingga saat ini, wisatawan Indonesia belum bisa berkunjung ke Singapura. Kunjungan hanya bisa untuk WNI dengan perjalanan bisnis atau kedinasan yang mendesak sesuai dengan Travel Corridor Agreement atau Reciprocal Green Lane.

Sembari menanti kebijakan Singapura yang mengijinkan wisatawan Indonesia berkunjung dan berlibur, yuk tingkatkan wawasan dan pengetahuan seputar destinasi wisata terkini di Singapura supaya nanti lebih siap dan total untuk eksplorasi.

Kunjungi www.visitsingapore untuk informasi wisata terlengkap dan terupdate dari Singapura.

 

(Adv)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Gilar RamdhaniTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan