Alami Bullying Sejak Sekolah Dasar, Reza D'Academy Sampai Nulis Surat untuk Allah

Reza D'Academy tak pernah menceritakan kepada orangtua maupun saudaranya saat mengalami bullying.

Diterbitkan 21 September 2020, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tentu saja itu membuat Gilang Dirga kaget, "Sampai ke fisik? Gue pikir omongan doang."

Menangis

Ketika kelas empat SD, komentator LIDA 2020 ini baru menyadari bullying dan ia berusaha untuk melawannya.

"Sejak kelas empat atau kelas lima SD, di situ Eza mulai frontal. Eza mulai berani saat ada yang bully, Eza mau lawan. Tapi lawannya gitu, tahu-tahu nangis karena mereka banyakan dan Eza kalau pulang sekolah harus muter untuk menghindari mereka," lanjutnya.

"Di sekolah itu kan ada guru, ada kepala sekolah, ada guru BK lah, mereka tidak melakukan apa-apa? Elo enggak mengadukan mereka?" tanya Gilang.

"Enggak, Eza juga enggak bilang. Enggak tahu, enggak berani. Eza menganggapnya itu seperti hal biasa," sambungnya.

Tulis Surat kepada Allah

Gilang Dirga semakin penasaran cara Reza Zakarya mengontrol semua itu. "Yang jadi pertanyaan gue adalah bagaimana cara lo bisa mengontrol? Maksud gue gini, banyak orang yang akhirnya tidak kuat, bahkan anak kecil yang di luar sana nulis surat, bunuh diri karena hal-hal itu, kok elo bisa kuat sih?"

"Untuk nulis surat kayak gitu Eza juga nulis A. Eza juga nulis itu dan surat itu ditujukan buat Allah. Eza sampai kayak Eza minta tolong sama siapa? Rasa takutnya Eza itu mengelimuti Eza sendiri. Eza enggak bisa cerita sama mama, enggak bisa cerita sama abi," tuturnya.

Ia menambahkan, "Eza selalu berharap di surat itu Allah yang akan balas, Allah akan menolong Eza dan itu berlaku sampai Eza kuliah. Dan itu seperti luapan hatinya Eza, karena Eza enggak mau membebani mama dan keluarga," ungkapnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Meiristica Nurul, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan