6 Fakta Mulan, Film yang Akhirnya Tayang di Platform Digital Akibat Corona Covid-19

Film Mulan akhirnya tayang di platform digital Disney Plus. Pencinta sinema mau tak mau berkompromi dengan kebijakan ini.

Diperbarui 12 September 2020, 19:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pagebluk itu bernama Corona Covid-19. Ia merusak jadwal film-film blockbuster hingga membuat beberapa di antaranya terpaksa tayang di platform digital. Salah satunya, Mulan.

Versi live action Mulan yang dibintangi Liu Yifei, Donnie Yen, dan Gong Li akhirnya bermigrasi dari layar lebar ke Disney+. Tak mudah diterima oleh pencinta sinema tapi inilah faktanya. Di Indonesia, Mulan tayang di Disney+ Hotstar awal September 2020 lewat akses premium.

Tagar Mulan menggema di medsos dan ramai dibahas. Mulan juga menjadi salah satu kata populer di situs pencarian Google. Showbiz Liputan6.com menghimpun 6 fakta menarik Mulan untuk Anda. Simaklah. 

1. 3 Kali Ganti Jadwal

Sebelum terlempar ke platform digital, Mulan beberapa kali ganti jadwal rilis. Kali pertama dijadwalkan menggempur bioskop 2 November 2018. Lalu, digeser ke 27 Maret 2020 dengan gala premier mewah di Dolby Theatre pada 9 bulan yang sama.

Wabah Covid-19 memaksa Mulan mundur ke tanggal 24 Juli. Krisis kesehatan global ini lagi-lagi menekan Mulan mundur ke 24 Agustus 2020. Nahas, usai pengumuman mundur rilis ini, jadwal tayang Mulan amblas dari kalender bioskop dunia.

2. Pengumuman Pahit di 4 Agustus

Pada 4 Agustus 2020, Disney menyampaikan pengumuman resmi bahwa Mulan batal tayang di bioskop. Karya sineas Niki Caro ini bisa diakes lewat jalur premium Disney Plus dengan biaya 29,99 dolar AS (sekitar 450 ribu rupiah) hingga 2 November 2020.

Pada 4 Desember 2020, Mulan dijadwalkan bisa ditonton seluruh pelanggan platform digital tersebut.

3. Penjelasan Pihak Disney

Diwawancara Deadline, Agustus 2020, CEO Disney, Bob Chapek menjelaskan, “Dari riset kami, akses perdana Mulan ini tidak hanya memberi kami pendapatan dari transaksi awal PVOD.”

Bob menambahkan, “Ini juga rangsangan besar untuk seluruh pencinta film agar melanggani Disney Plus.” Variety memprediksi, dibutuhkan 8,3 juta pelanggan jika ingin Mulan balik modal.

4. Biaya Produksi Rp 2,9 Triliun

Pertanyaan yang kemudian muncul, berapa dana yang dicairkan Disney untuk memproduksi film live action Mulan? Rupanya sekitar 200 juta dolar AS atau sekitar 2,9 triliun rupiah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Selain dirilis di platform digital, Mulan akan bergerilya di bioskop yang diizinkan buka lagi oleh pemerintah setempat serta di negara yang belum dijangkau oleh Disney Plus. Tiongkok kedatangan Mulan pada 11 September 2020.

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan