Jacob’s Ladder: Aku Halu dan Dibayangi Arwah Adikku yang Tewas Setahun Lalu

Jacob's Ladder yang dibintangi Michael Ealy dan Jesse Williams menampilkan premis menjanjikan. Hasil akhirnya disertai sejumlah catatan.

Diterbitkan 19 Mei 2020, 19:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sinematografi Bergaya

Dari aspek sinematografi, film ini lumayan bergaya. High angle di awal film, saat mayat seorang pria yang tewas di tangga diseret oknum terasa indah sekaligus dramatis. Begitu pula pertemuan pertama Jacob dan Paul berlatar langit mendung yang menangis. Kesan puitis sekaligus misterius menguat.

Dari departemen akting, Jesse mencuri perhatian. Transformasinya dari kumal dan berjenggot berikut air muka depresi menjadi pria perlente di segmen tertentu terbilang apik. Perubahan fisik Jesse sekaligus menandai pergeseran posisi tokoh Isaac di struktur cerita.

 

Akting Jesse Curi Perhatian

Meski demikian, film ini menyisakan sejumlah ganjalan sekaligus catatan kritis. Pertama, naskah yang menurut kami campur aduk. Kurang fokus karena memiliki banyak titik dari konflik kejiwaan, cinta segitiga, hingga perang berbasis sejarah.

Peralihan konflik kurang mulus sehingga sejumlah adegan terkesan ujug-ujug. Kedua, beberapa karakter pendukung yang tak berkembang. Akhirnya hanya muncul “sambil lalu.” Dari pria berambut gondrong terduga distributor obat hingga sejumlah penampakan yang tak berfungsi optimal.

Beberapa penampakan ini sekadar menakut-nakuti penonton. Kontribusinya ke alur utama kurang nampol, mohon maaf. Ketiga, babak akhir film ini relatif mudah ditebak. Terkesan mudah saja mengingat sejak awal ada proses yang mestinya sulit tapi disederhakan.

Bandingkan Dengan Versi 1990

Kita bisa membayangkan bagaimana babak akhir ini dieksekusi. Dari sini tampak jelas bahwa versi 2019 tak lebih baik dari 1990. Jacob’s Ladder sebagai thriller justru kuat di elemen drama yang lengkap dengan rentetat kilas balik. Yang berharap beroleh sensasi olahraga jantung jelas kecewa.

Untungnya durasi ringkas. Yang sedang gabut usai work from home bisa menjadikan Jacob’s Ladder selingan di kala senggang. Patut disayangkan, hasil akhir Jacob’s Ladder terasa tanggung. Padahal, pembuatan film ini melewati jalan panjang sekitar 6 tahun.

Pada 2013, berembus kabar Jeff Buhler dipinang rumah produksi LD Entertainment untuk merancang alur Jacob’s Ladder. Sejak awal, Jacob’s Ladder yang baru digadang-gadang tak punya “hubungan darah” dengan versi klasik.

Jadwal Tayang Mundur

Sineas James Foley yang kita kenal lewart film Glengarry Glen Ross, Perfect Stanger, dan serial House of Cards semula didapuk untuk menahkodai proyek ini. Maret 2016, James resmi diganti David. Di bulan yang sama, Michael Ealy teken kontrak sebagai pemeran utama. Sebulan kemudian, Jesse bergabung.

Dijadwalkan rilis pada 1 Februari 2019, film ini mundur tayang hingga Juli 2019. Di Indonesia, Anda bisa menonton Jacob's Ladder via aplikasi KlikFilm. KlikFilm bisa diunduh via IOS dan Google Play Store. Anda juga bisa mengunjungi situs resminya untuk kangen-kangenan dengan Michael Ealy dan Jesse Williams yang ganteng.

 

 

Pemain: Michael Ealy, Jesse Williams, Nicole Beharie, Guy Burnet, Joseph Sikora, Ritchie Coster, Pruitt Taylor Vince

Produser: Will Packer, Mickey Liddell, Michael J. Gaeta, Jennifer Monroe, Alison R. Rosenzweig, Pete Shilaimon

Sutradara: David M. Rosenthal

Penulis: Jeff Buhler, Sarah Thorp

Produksi:

Durasi: 1 jam, 29 menit

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Meiristica NurulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan