Sukses

6 Lagu Glenn Fredly untuk Penyanyi Lain, Salah Satu Liriknya: Kita Berpisah, Lambaikan Tanganmu

Liputan6.com, Jakarta Glenn Fredly meninggal dunia pada usia 44 tahun di Jakarta, Rabu (8/4/2020), setelah berjuang melawan penyakit meningitis. Glenn Fredly berpulang meninggalkan seorang istri, Mutia Ayu, dan bayi perempuan, Gewa Atlanta Syamayim Latuihamallo.

Kepergian Glenn Fredly kehilangan besar bagi industri musik Tanah Air. Pasalnya, penyanyi kelahiran Jakarta, 30 September 1975, ini dikenal sebagai singer-song writer mumpuni. Sejumlah karyanya meledak di pasar, di antaranya “Januari” dan “Sekali Ini Saja.”

Selain itu, Glenn Fredly diketahui menulis sejumlah tembang untuk penyanyi lain. Di tangan mereka, karya Glenn Fredly terbilang sukses di pasar. Mengenang kebesaran Glenn Fredly, Showbiz Liputan6.com merangkum 6 karya Glenn Fredly untuk penyanyi lain. Simaklah.

 

2 dari 7 halaman

1. Apa Adanya (AB Three)

“Apa Adanya” ditempatkan di urutan terakhir album Auraku milik AB Three (kini menjadi Be3 -red.) rilisan Warner Music Indonesia. Dijadikan single kedua, kesuksesannya melampaui single pertama AB Three, yakni “Auraku.”

Kekuatan lagu ini terletak pada susunan melodi yang membangun hawa romantis. Belum lagi lirik yang diukir Glenn Fredly menyiratkan sang musisi dimabuk kepayang, “Cinta lemah lembut, kasih murah hati. Begitulah seharusnya kita saling menyayangi…

 

3 dari 7 halaman

2. Harus Sampai Di Sini (Kia AFI)

Pada 2004, sejarah pertelevisian nasional mencatat sebuah ajang pencarian bakat yang menggemparkan rakyat Indonesia yakni Akademi Fantasi Indosiar (AFI). Angkatan pertama berisi 12 Akademia menampilkan Ferry, Kia, dan Mawar di urutan teratas.

Kia yang menempati posisi runner-up justru mendapat kehormatan menyanyikan lagu andalan “Harus Sampai Di Sini” buatan Glenn Fredly. Nomor ini meledak di pasar. Refrain lagu ini membekas di benak pencinta musik Indonesia. Mari kita nyanyikan, “Harus di sinilah, kita berpisah lambaikan tanganmu…

4 dari 7 halaman

3. Karena Cinta (Joy Tobing)

Masih pada 2004, ajang pencarian bakat lainnya yakni Indonesian Idol menyita perhatian publik. Musim pertama dimenangkan Joy Tobing, Delon Thamrin berada di peringkat kedua. Mereka berhak membawakan lagu kemenangan karya Glenn Fredly, “Karena Cinta.”

Joy membawakan versi riang, sementara Delon menyanyikan “Karena Cinta” versi balada dengan orkestrasi yang kental. “Semua karena cinta, tak mampu diriku dapat berdiri tegak, terima kasih cinta,” tulis Glenn Fredly menggambarkan pencapaian sang pemenang.

 

5 dari 7 halaman

4. Biar Kudengannya (Tia dan Micky AFI)

Akademi Fantasi Indosiar musim kedua, menampilkan 3 Akademia diurutan teratas yakni Tia, Haikal, dan Micky. Selain berhak menyanyikan lagu kemenangan “Adilkah Ini” karya Yovie Widianto, Tia AFI diduetkan dengan Micky.

Mereka melantun “Biar Kudengannya” gubahan Glenn Fredly. Meski tak dibuatkan video klip, nomor sendu ini menjadi radio hit dan merambahi sejumlah tangga lagu.

6 dari 7 halaman

5. Dibalas Dengan Dusta (Audy)

Sukses menjual album debut sebanyak 450 ribu kopi, Audy kembali dengan album kedua bertajuk 2002. Album ini mengedepankan hit “Dibalas Dengan Dusta” buatan Glenn Fredly.

Kesedihan lagu ini mengingatkan publik pada “Menangis Semalam” yang legendaris. “Dibalas Dengan Dusta” mengantar album kedua Audy meraih plakat platinum sekaligus menempatkannya sebagai teen diva pada eranya.

7 dari 7 halaman

6. Kita Untuk Mereka (Indonesia Voices)

Gempa berkekuatan 8,9 skala Richter (versi lain menyebut 9,1) dan tsunami mengguncang Serambi Makkah. Bencana yang menewaskan lebih dari 230 ribu orang ini mengetuk pintu kalbu puluhan musisi atas nama Indonesian Voices. Mereka membawakan lagu “Kita Untuk Mereka” ciptaan Glenn Fredly.

Lagu ini berikut 9 tembang lainnya dikemas di album Kita Untuk Mereka rilisan Sony Music. Hasil penjualan album ini disalurkan untuk warga yang terdampak gempa dan tsunami di Aceh, 2004 silam.