Sekilas Tentang Hanung: Sejarah mencatat Hanung Bramantyo kerap melahirkan film laris. Ayat-ayat Cinta (2008) membuka mata publik bahwa film lokal amat mungkin merangkul 3 juta penonton lebih asal mau menyasar juga mereka yang selama ini tak pernah ke bioskop. Setahun sebelumnya, Hanung Bramantyo merilis Get Married yang disebut standar emas film Lebaran Indonesia. Ditonton 1,3 juta orang, Get Married mengantarnya meraih Piala Citra kedua untuk Sutradara Terbaik.
3. Riri Riza: Jangan Lupa Permodalan
![[Bintang] Riri Riza](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/AOpo1qmf0YbNITpMQsn9KWgq5Lg=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2263763/original/046445400_1530268115-riri_riza_dan_mira_lesmana__6_.jpg)
“Selain pendidikan, permodalan mungkin?” cetus Riri Riza. Dalam sebuah skema jangka menengah dan panjang, ia menilai sudah waktunya ada semacam kompetisi untuk mendapatkan hibah atas pengembangan ide bagi para produser independen. “Juga hibah biaya pendidikan bagi pekerja kreatif film yang ingin mengikuti pelatihan atau kunjugan apapun di luar negeri,” Riri Riza menukas.
Sekilas Tentang Riri: Sosok penting di balik lahirnya generasi baru perfilman nasional. Turut menggagas film Kuldesak (1997), ia lantas memproduksi Petualangan Sherina yang membuka jalan anak Indonesia ke bioskop dengan aman. Riri Riza turut menulis naskah Ada Apa Dengan Cinta? yang legendaris dan 6 tahun kemudian membuat Laskar Pelangi. Ditonton 4,7 juta orang, Laskar Pelangi film terlaris sepanjang masa dari tahun 2008 hingga 2016.
4. Upi: Eksplorasi Ide Cerita
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3087114/original/012805100_1585305562-UPI-4.jpg)
Upi punya perspektif berbeda. Ia menyoroti para produser layar lebar yang selama ini terlalu takut dan main aman. Upi lelah menghadapi komentar awam yang menyebut film Indonesia gitu-gitu aja. “Yang mana tidak salah juga. Padahal, filmmaker Indonesia kaya ide, tapi untuk mewujudkannya sulit jika visi produser kita mentok disitu aja, kurang berani bikin terobosan, kemampuan membaca cerita masih terbatas, dan seterusnya,” Upi beropini.
Sekilas tentang Upi: Hanya ada satu sineas perempuan yang karyanya menembus daftar 15 film Indonesia terlaris sepanjang sejarah, yakni Upi lewat My Stupid Boss (2016). Dirilis bareng X-Men Apocalypse dan diadang Teenage Mutant Ninja Turtles: Out of the Shadows, film yang dibintangi Reza Rahadian ini ditonton 3 juta orang. Upi mengantar Reza Rahadian meraih Piala Citra keempat. Ia juga dikenal lewat 30 Hari Mencari Cinta, Belenggu, dan Radit & Jani.
5. Fajar Nugros: Perlindungan bagi Pekerja
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3087115/original/031936400_1585305562-Fajar_Nugros_5.jpg)
Fajar Nugros bangga atas pencapaian industri film Indonesia 20 tahun terakhir. Apalagi, tahun lalu ada 15 film Indonesia yang tembus sejuta penonton lebih. Pertama dalam sejarah. Namun ia mengingatkan soal standar kerja dan perlindungan selama proses produksi. “Standar dan perlindungan para pekerja film sangat penting. Pemerintah dan pihak terkait mesti menyusun aturan keselamatan kerja, jam kerja, perlindungan asuransi, dan lain-lain,” ujarnya.
Sekilas Tentang Nugros: Ia diperbincangkan saat karyanya, Cinta Brontosaurus (2013), melawan Iron Man 3 dan mampu menyedot 892 ribu penonton lebih. Pencapaian Fajar Nugros lainnya, Yowis Ben. Digarap bareng Bayu Skak yang dominan dialog bahasa Jawa ini mengeruk 950 ribu penonton. Sekuel Yowis Ben yang dirilis setahun kemudian tembus sejuta penonton. Perjuangan adalah kata yang dipilih Nugros untuk melukiskan kisah sukses Yowis Ben.
6. Ernest Prakasa: Serikat Pekerja Solid
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3087116/original/042180200_1585305562-Ernest_Prakasa_5.jpg)
Lembaga pendidikan penting untuk memuluskan regenerasi kru film. Di sisi lain, Ernest Prakasa menyorot jam kerja. “Yang perlu kita benahi pelan-pelan, jam kerja kru yang masih kacau. Kita belum punya serikat pekerja sesolid di negara maju. Jadi jam kerja sering kurang manusiawi. Kru kerap dihadapkan pada situasi dilematis. Kalau tak mengikuti pola semacam ini enggak dapat pekerjaan dan enggak bisa cari nafkah,” ia memaparkan.
Sekilas Tentang Ernest: Simbol sukses pelawak tunggal yang menyerang ke layar lebar. Lima tahun terakhir, ia rajin mencetak box office. Dimulai dengan Ngenest (2015) yang menyihir 786 ribu penonton hingga Imperfect (2,66 juta penonton). Momen emas Ernest Prakasa terjadi pada 2016. Cek Toko Sebelah ditonton 2,64 juta orang dan mengantarnya meraih 3 nominasi FFI 2017, yakni Pemeran Utama Pria, Sutradara, dan Penulis Skenario Asli Terbaik (menang).
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1355460/original/081271700_1474788352-Joko_Anwar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4143784/original/023171000_1662044000-Joko-Anwar-Faizal-Fanani-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5478470/original/072767700_1768902403-Ghost_0.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4143793/original/049214000_1662044147-Joko-Anwar-Faizal-Fanani-13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5478471/original/079004300_1768902403-Ghost_1.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2742878/original/064310700_1551699248-Joko_Anwar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514727/original/008413800_1772102818-WhatsApp_Image_2026-02-26_at_17.37.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511052/original/084683300_1771875242-WhatsApp_Image_2026-02-24_at_2.27.59_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511051/original/059821700_1771871723-WhatsApp_Image_2026-02-24_at_1.30.02_AM.jpeg)