Rosalina Musa Rekrut Alumni DAA 5 untuk Berkarya di Indonesia

Rosalina Musa yakin dengan usahanya untuk mengangkat para finalis DAA 5.

Diterbitkan 27 Februari 2020, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Usaha keras Manajemen BTYG bersama Kak Rose juga mendapat sambutan positif di kalangan netizen. Kak Rose dianggap tidak pandang bulu dalam mengangkat artis-artis dari luar Indonesia. 

Malahan usaha BTYG membimbing para finalis DAA5 ini menuai hasil positif. Sheemee Buenaobra yang aslinya tidak  bisa berbahasa Indonesia atau Malaysia telah mampu  ber-artikulasi dengan bagus melalui single duet “Andai Ku Mampu” bersama Faris Fazly. 

“Pendengar tidak menyangka kalau lagu itu dinyanyikan oleh seorang warga Filipina yang tidak bisa berbahasa Indonesia. Video klip lagu ciptaan Didicazli ini juga membuat penonton baper dan menangis karena alur cerita yang sungguh tersentuh,” ujar Kak Rose.

 

Single

Selain Sheemee Buenaobra, Sheer Angullia juga mengangkat genre slow dangdut yang berjaya membawanya ke peringkat besar 10 DAA5 melalui lagu “Rindu Yang Tak Semestinya”.  

Sementara Andie Othman dan Erynn Eriynee menyanyikan lagu “Aku Bisa Rindu” yang mempunyai unsur dangdut, rok  dan dansa.

Faris Fazly dan Nadia Benny memberi kekuatan masing masing warna vokal dalam genre balada yang senantiasa menjadi kegemaran pencinta musik slow rock melayu lewat lagu “Cinta Dua Negeri” ciptaan  Ratna Koin dan Oxtav Sugges.

Semua single artis BTYG telah mendapat sambutan yang positif di kalangan pendengar musik. Semua single juga dapat diperoleh melalui portal streaming seperti Spotify, iTunes, Deezer dan lain lain. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan