Powerslaves Bikin Penggemarnya Klimaks di Konser Hanya Kamu

Powerslaves sukses menghibur para penggemarnya di Konser Hanya Kamu, Rabu (29/1).

Diterbitkan 30 Januari 2020, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Setelah itu, berturut-turut hits mereka di tahun 1990-an mereka geber: "Sisa" dan "Impian", disusul "Bebas", yang membuat penonton histeris. Karaoke massal di tiga lagu tersebut pun tak bisa dihindari.

Usai "Bebas", Powerslaves memainkan instrumental "Padamu Negri", yang kemudian dilanjutkan dengan "Pulang", dan "Hanya Kamu" yang menjadi tajuk konser ini.

 

 

 

Natalie Zenn Memukau

Heydi kemudian memanggil artis sinetron Natalie Zenn, yang jadi bintang tamu mereka di konser ini. "Cewek ini sudah cantik, multitalenta juga lho...," ujar Heydi saat memperkenalkan pemeran Tasya di Sinetron Anak Langit yang ditayangkan di SCTV itu.

Bicara soal sinetron Anak Langit, Powerslaves memang punya ikatan kuat. Sebab, setidaknya tak kurang dari empat lagu mereka yang menjadi soundtrack sinetron produksi SinemArt itu: "100% Rock n Roll", "Song for The Lovers", "Terus Melangkah", serta "Kau dan Aku".

Sementara Wiwiex, sang kibordis, berlaku sebagai juru scoring di sinetron tersebut.

Natalie Zenn sendiri tampil memikat. Mengenakan gaun hitam, dia berduet dengan Heydi di lagu "Jika Kau Mengerti" dan "Kau dan Aku". Karuan saja, kehadiran Natalie Zenn membuat Slavers blingsatan. Sebab, selain cantik, dara kelahiran Jakarta 20 tahun lalu itu ternyata juga punya suara emas. Benar kata Heydi.

Selain Natalie Zenn, Powerslaves juga sempat mendaulat penyanyi cewek, Riffy Putri, yang juga berlaku sebagai MC. Bersama Heydi, Riffy menyanyikan lagu "Malam Ini", yang lagi-lagi membuat suasana pecah.

Sebelumnya, Powerslaves sempat memainkan "Cinderella" dan "Adik Manis", dengan format akustik, dilanjutkan dengan "Ber217-an" dan "Find Our Love Again".

Di sela-sela itu, Heydi sempat mengungkapkan rahasia Powerslaves bisa bertahan hingga 28 tahun. Heydi mengaku sudah mengenal Anwar dan Wiwiex, lebih dari 30 tahun. "Jadi yang terpenting kami bisa saling menerima, saling mengisi, dan saling memiliki," ujarnya, disambut tepuk tangan riuh pada Slavers.

Geber Lagi

Pesta belum selesai. Menjelang akhir konser, Powerslaves justru kembali menaikkan adrenalin penonton dengan membawakan lagu-lagu kencang mereka.

"Ke-Rock-an" dan "Metal Kecil" pun digeber. Penonton pun berjingkrakkan. Sebab, dua lagu ini merupakan dua lagu jagoan mereka di era 1990-an, yang sudah pasti sangat familiar di kalangan Slavers.

"Ke-Rock-an" diambil dari album ketiga mereka Kereta Rock n Roll yang dirilis tahun 1996. Sedangkan Metal Kecil dari debut album mereka, dengan judul sama.

Dan, pesta baru benar-benar tuntas usai Heydi dan kawan-kawan memainkan lagu "100% Rock n Roll". Ya, Powerslaves memang benar-benar seratus persen rock n roll.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Edu Krisnadefa, Hernowo AnggieTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan