Sukses

Dora and The Lost City of Gold Tayang di Bioskop, Ini 5 Fakta Menariknya!

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu serial legendaris di televisi kini dibuat versi layar lebar. Dora The Explorer yang mengudara di kanal Nickelodeon Jr, pekan ini menyapa pencinta film lewat Dora and The Lost City of Gold.

Di Indonesia, Dora and The Lost City of Gold tayang sejak Jumat (9/8/2019). Cerita Dora and The Lost City of Gold bermula ketika Dora yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di hutan, dihadapkan pada petualangan paling berbahaya seumur hidupnya.

Tak ada yang bisa dilakukan Dora selain menyiapkan mental dalam waktu singkat untuk memimpin Boots, Diego, dan beberapa teman. Ada dua misi Dora, menyelamatkan orang tua dan memecahkan misteri di balik peradaban Inca yang konon hilang.

Dora and The Lost City of Gold diperkuat sejumlah bintang ternama, di antaranya Isabela Moner, Eva Longoria, hingga aktor Benicio Del Toro. Mau berakhir pekan dengan Dora and The Lost City of Gold? Sebelum ke bioskop, simak dulu 5 fakta menariknya yang kami rangkum dari berbagai sumber. 

2 dari 6 halaman

Film Pertama Nick Jr.

Dora and The Lost City of Gold merupakan film pertama berbasis serial Nick. Jr, yang tayang di bioskop. Dora and The Lost City of Gold juga film Nick Jr. pertama yang mendapat rating PG (parental guidance, alias perlu pendampingan orang tua) oleh organisasi film Amerika Serikat.

3 dari 6 halaman

Pemeran Dora berusia 18 tahun

Serial televisi Dora The Explorer mengisahkan gadis cilik yang gemar bertualang. Usianya 7 sampai 10 tahun. Pemeran Dora versi layar lebar, Isabela Moner, berusia 18 tahun pada 10 Juli 2019.

Menanggapi perbedaan ini, Isabela Moner menyebut usia bukan masalah. “Saya belajar mengurus dan menyelesaikan banyak hal di lokasi syuting lebih dari yang saya kira. Sineas James Bobin memercayakan karakter Dora kepada saya," ujar Isabela Moner saat diwawancara ScreenRant, bulan ini.

"Saya siap bekerja tiap hari di lokasi syuting dan memberikan apa pun yang saya punya. (Memerankan Dora) memberi saya kehormatan dan kepuasan. Saya bangga mengerjakannya,” tambahnya.

4 dari 6 halaman

Peraih Oscar sumbang suara

Aktor peraih Oscar, Benicio Del Toro, menyumbangkan suara di film Dora and The Lost City of Gold. Ia mengisi suara Swiper, yang gemar mencuri.

Ini kali kedua Benicio Del Toro menyumbangkan suara dalam film. Sebelumnya, ia mengisi suara karakter Viper di film Little Princess (2015).

Dora and The Lost City of Gold juga menandai kerja sama kali kedua antara Isabela Moner dan Benicio Del Toro. Tahun lalu, keduanya terlibat di film Sicario: Day of the Soldado.

5 dari 6 halaman

Peringatan 20 tahun

Dora and The Lost City of Gold sedianya dibuat sebagai peringatan dua dekade serial Dora The Explorer yang kali pertama mengudara di layar kaca pada 2000.

Rupanya, Dora and The Lost City of Gold dirilis setahun lebih awal. Maklum, mengingat film versi live-action Dora sendiri sudah diumumkan kepada publik sejak 24 Oktober 2017.

6 dari 6 halaman

Biaya produksi Rp 700 miliar

Dora and The Lost City of Gold merupakan film ke-15 Nickelodeon yang dibuat berdasarkan serial televisi. Kali pertama, Nickelodeon memfilmkan serial televisinya pada 1997, lewat Good Burger.

Menariknya, diusungnya Dora ke layar lebar, disertai bujet cukup fantastis yakni 49 hingga 50 juta dolar AS atau sekitar 700 miliar rupiah. Wah, duit semua, tuh! (Wayan Diananto)

Loading
Artikel Selanjutnya
5 Fakta Isabela Moner, Pemeran Dora di Film Dora and The Lost City of Gold
Artikel Selanjutnya
Ikuti Petualangan Seru Dora and The Lost City of Gold