Sinopsis Sinetron SCTV Istri-Istri Akhir Zaman Episode Kamis 9 Mei 2019: Edi Anggap Istrinya, Sofie Otoriter

Episode ke-4 Istri-Istri Akhir Zaman cerita makin seru.

Diterbitkan 08 Mei 2019, 23:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Para Donatur

Ramdhan membawa sepiring cake buatannya sendiri menuju ke teras belakang, istrinya Atika sedang membaca koran pagi. Ramadhan juga membawa sebuah map yang berisi konsep surat untuk para donatur sekolah. Ramadhan meletakkan kue yang dibawanya di atas meja dan menawarkan kepada istrinya untuk mencoba. Atika menoleh sekedarnya, lalu kembali membaca koran. Ramadhan mengingatkannya. Atika akhirnya mengambil juga cake dari piring yang dibawa suaminya.

Ramadhan menanyakan pendapat Atika, istrinya hanya menjawab sekenanya, kue itu lumayan enak untuk kue rumahan. Ramadhan terkejut dengan jawaban ketus Atika. Ramandhan menyodorkan map berisi konsep surat. Atika menerima tapi tidak segera dibaca, hanya diletakkannya saja di atas meja. Ramadhan meminta tolong Atika untuk membantunya mengoreksi proposalnya. Atika kemudian cuek lagi, dan malah meneruskan membaca koran pagi itu. Ramadhan agak kesal melihat sikap istrinya yang sama sekali tidak punya keperdulian. Ramadhan cuma menarik nafas agak kesal.

Komanda Pasukan

Edi Darmawan sedang membuat roti sarapan untuk ia dan istrinya. Dari dalam kamar, suara Sofie terdengar seperti komandan pasukan yang selalu memberi aba-aba. Edi pun lalu menjawab ya atas semua hal yang dikatakan istrinya itu. Sofie curiga kenapa Edi selalu menjawab ya, apakah ia tidak mendengar apa ia ceritakan.

Sofie keluar dari kamarnya, Dari tadi kok jawabannya iya iya melulu.. Nggak kreatip..! Edi tak acuh, dia terus mengoles roti dengan selai coklat. Dalam hati ia merasa jawaban itulah yang paling aman. Sofie menuju ke meja dan langsung menyambar roti yang dibikin suaminya dan ijin pergi pakai mobil.

Sementara itu Edi mencoba memprotes keputusan isterinya itu. Sofie cuma menjawab dengan menggoyangkan telunjuknya, ke kiri dan ke kanan, sehingga bola mata Edi pun mengikuti kekiri dan kekanan. Mam....., Mama nggak boleh otoriter begitu dong protes Edi. Mendengar kata-kata otoriter, Sofie jadi tersinggung, senyumnya hilang sama sekali. Siapa yang otoriter ?

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan