Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

18 Tahun

Verifikasi UmurStop di Sini

Sederhana Tapi Manis, 4 Adegan Seks Terbaik di Film Klasik

Beberapa film klasik ini menampilkan adegan seks yang dianggap klise, tapi justru menarik dan manis.

Diterbitkan 14 Maret 2017, 00:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Saat ini, film erotis yang terkenal adalah Fifty Shades of Grey. Dengan menampilkan berbagai posisi seks yang membuat penonton dikabarkan berkeringat dingin.

Alasannya, film Fifty Shades of Grey yang dilanjutkan dengan sekuelnya, Fifty Shades Darker juga memberikan penonton pengalaman melihat simulasi seks dengan cara baru, berbagai adegan. Tak hanya film Fifty Shades of Grey saja yang memang dikenal erotis, beberapa film lainnya dengan berbagai genre juga menampilkan adegan seks.

Lihat saja contohnya, film superheroes seperti X-Men atau Wolverine yang menampilkan adegan ranjang. Padahal, film tersebut ditonton semua usia.

Berbeda dengan sebelumnya, film klasik disebut-sebut memiliki `kualifikasi` tersendiri mengenai adegan seks. Meski terlihat simple dengan gaya yang biasa, penonton dikabarkan menikmatinya.

Beberapa film ini bahkan disebut adegan seks terbaik versi Telegraph. Apa sajakah itu?

Ecstasy (1933)

Ecstasy, film yang tayang 1933 silam diperankan Hedy Lamarr, Aribert Mog, dan Zvonimir Rogoz. Ceritanya mengenai wanita bernama Eva yang menikah dengan seorang pria dari kalangan terhormat. Namun Eva menemukan kejanggalan pada suaminya, memilih meninggalkannya.

Suatu hari, Eva bertemu dengan seorang pria tampan, keduanya jatuh cinta. Film ini dianggap sebagai karya yang mendobrak kesopanan pada saat itu.

Ecstasy (1933)

Telepraph menuliskan, ada sebuah adegan yang memperlihatkan ketika Eva tengah merasakan hasrat yang membumbung tinggi. Pada masa itu, wanita membicarakan mengenai seks disebut tidak terhormat.

Lebih dari 80 tahun, adegan dalam film Ecstasy ini dianggap paling fenomenal. Alasannya, adegan yang dilakukan Eva dianggap seksi.

 

In the Realm of the Senses (1976)

In the Realm of the Senses merupakan film besutan jepang dan Prancis yang tayang 1976 silam. Setting dalam film ini adalah di tahun 1930-an.

Ceritanya mengenai kisah cinta antara mejikan dan pelayannya. Jangan bayangkan cerita ala Cinderella dalam film ini, berakhir tragis dan penuh kekejaman.

In the Realm of the Senses (1976)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Film ini diperankan: Tatsuya Fuji, Eiko Matsuda, dan Aoi Nakajima. Dalam sebuah adegan, terlihat Tatsuya Fuji penuh hasrat melakukan pemanasan sebelum berhubungan intim. Sambil merokok, sang aktor melihat penuh hasrat kepada lawan mainnya. Telegraph menyebut adegan tersebut "tak lekang oleh waktu". Film tersebut dianggap mendobrak budaya masyarakat Jepang, pemain merupakan artis asal negeri sakura, yang masih mempertahankan budaya luhur nenek moyang. Tatsuya Fuji meninggal 2013 silam. Hingga saat ini, film tersebut tidak diperkenankan tayang di Jepang dianggap sangat vulgar.

Halaman
Show All
Desika Pemita, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan