6 Cerita Menarik di Balik Soundtrack Film La La Land

Masing-masing lagu soundtrack La La Land, ternyata punya banyak cerita menarik di dalamnya.

Diterbitkan 16 Januari 2017, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Hasilnya, Sebastian kesal bukan kepalang pada Mia, yang ia anggap telah menghinanya. Mengapa Sebastian kesal pada Mia?

Steven Gizicki, Music Supervisor La La Land dalam tanya jawab di forum Reddit, menceritakan bahwa "I Ran" adalah lagu yang kelewat sederhana.

"Kalau kau ingat di videoklip, penyanyi/keyboardis lagu ini hanya memencet satu nada untuk waktu yang sangat lama. Ini kelewat sederhana. Jadi tentu saja bagi pelaku jazz tulen seperti Sebastian, hal seperti ini merupakan hinaan atas bakatnya," ujar Gizicki.

 

Lovely Night

Lagu "Lovely Night" memegang peranan penting pada La La Land. Pasalnya, di lagu inilah mulai muncul percikan asmara antara karakter Sebastian dan Mia.

Untuk mendapatkan adegan dalam film ini, dua bintang utama ini perlu berusaha ekstra keras. Pasalnya, lagu dan tarian ini diambil dalam satu shot tanpa putus. Artinya, bila ada di antara mereka yang melakukan kesalahan, adegan diulang sejak awal lagi.

Yang membuatnya lebih rumit, adalah adegan ini mengejar 'magic hour' yang cantik saat subuh.

"Kami melatih adegan ini selama empat bulan, dan harus melakukannya saat magic hour. Kami punya waktu dua hari untuk melakukannya" kata Emma Stone dalam sebuah interview dengan Rolling Stone.

Karena waktu yang begitu pendek, mereka hanya punya lima kali kesempatan per harinya untuk melakoni adegan ini. "Ryan dan aku akan menyelesaikan satu kali take, lari ke bawah bukit, lalu melakukannya lagi," kata Emma Stone.

City of Stars

"City of Stars" bisa dikatakan sebagai lagu "tema" dari kisah cinta Sebastian dan Mia. Lagu ini beberapa kali muncul dalam film, dengan perubahan pada lirik dan kunci dasar.

Salah satu kemunculan lagu "City of Stars" adalah dalam duet Mia dan Sebastian dengan piano. Ternyata, nyanyian Emma Stone dan Ryan Gosling direkam secara langsung dalam adegan ini. Hasilnya, keintiman keduanya begitu terlihat dalam bagian film ini.

Namun, rekaman secara langsung ini punya kesulitan sendiri. "Adegan ini diambil di apartemen di sebelah utara Hollywood dan ada helikopter polisi berputar-putar di sekitar lokasi syuting saat kami ingin merekam duet tersebut secara live," kata Steven Gizicki.

 

 Start A Fire

Dalam La La Land, penyanyi John Legend tak hanya memamerkan kemampuan aktingnya. Ia juga ikut menyumbangkan satu lagu, "Start A Fire", yang ia gubah sendiri.

Lagu ini, punya makna khusus dalam La La Land. Terdengar berbeda dari lagu-lagu lain di film ini, "Start A Fire" dapat dimaknai sebuah lagu jazz yang berusaha menjawab keinginan pasar yang mainstream.

Marius De Vries, Executive Music Producer La La Land, menyebut John Legend ternyata langsung mengerti musik seperti apa yang diinginkan dalam "Start A Fire".

"Dia begitu cepat! Kami berkumpul di studioku dalam sehari dan kita menyelesaikannya langsung di sana," katanya. Ia juga memuji kemampuan akting John Legend dan kemauan pelantun "All of Me" ini belajar gitar. "John hebat sekali, aktingnya bagus, dan dia bermain gitar! Sangat banyak zona nyaman yang dilanggar di film ini," katanya.

Audition (The Fools Who Dream)

Salah satu momen emosional dalam La La Land adalah saat Mia menyanyikan lagu "Audition (The Fools Who Dream)". Lagu ini ia nyanyikan untuk sesama pemimpi yang meski hidup bagai pungguk merindukan bulan, tetap berusaha mempertahankan mimpinya.

Steven Gizicki menyebut bahwa Emma Stone menyanyikan lagu ini secara langsung, bukan lip sync. Efeknya di lokasi syuting, ternyata cukup dahsyat. "Emma menyanyikannya secara langsung di set dan tak ada mata yang tetap kering setelahnya," ujarnya.

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Fadjriah Nurdiarsih, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan