Soal Cuitan Kontroversial, Eko Patrio: Saya Tidak Punya Twitter

Eko Patrio mengaku hanya mempunyai satu media sosial, yaitu Instagram.

Diterbitkan 16 Desember 2016, 17:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Eko Patrio merasa tidak pernah menulis kata-kata kontroversial melalui media sosial. Namun, ia tiba-tiba saja diberitakan telah menulis perkataan tentang bom panci Bekasi yang dianggap pengalihan isu dari kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok.

Mantan pelawak yang kini aktif di DPR itu bahkan mengaku tidak mempunyai akun media sosial apa pun, kecuali Instagram. Karena itu, ia tampak bingung ketika berita tersebut beredar di publik.

Anggota DPR RI Fraksi PAN, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio saat akan meninggalkan Bareskrim Polri Gedung KKP, Jakarta, Jumat (16/12).  (Liputan6.com/Herman Zakharia)

"Tidak punya (Twitter). Punya pun sudah di-hack orang, sudah tiga atau empat bulan yang lalu. Saya punya Instagram cuma satu, @ekopatriosuper," kata Eko Patrio usai menyambangi Bareskrim Polri, di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (16/12/2016).

Awalnya, Eko Patrio tak mengacuhkan berita yang mencoreng namanya tersebut. Suami Viona Rosalina ini tentu mengerti status dirinya sebagai politikus sekaligus selebritas Tanah Air yang dekat dengan cibiran publik. Namun, hal ini sudah keterlaluan baginya.

>Anggota DPR RI Fraksi PAN, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio saat keluar dari Bareskrim Polri Gedung KKP, Jakarta, Jumat (16/12).  (Liputan6.com/Herman Zakharia)

"Awalnya saya cuek, tapi semakin lama bergulir deras. Makanya dari internal partai bilang perlu dikomunikasikan dengan pihak berwajib," tambah Eko Patrio.

Pada intinya, Eko hanya ingin mengklarifikasi bahwa berita yang telah beredar luas sepenuhnya tidak benar. Sebagai peringatan, sejumlah media yang diketahui menyebar berita tersebut diminta melakukan klarifikasi dalam waktu 1x24 jam ke depan. (Rin)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Amanda Manopo Datangi Polres Jaksel, Konsultasi Dugaan Kasus Pemalsuan Tanda Tangan

Fajarina Nurin, Ferry NoviandiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan