Perjalanan Lindsay Lohan Mencari Tuhan

Baru-baru ini Lindsay Lohan mengkonfirmasi, dirinya sedang mempelajari agama Islam.

Diterbitkan 03 November 2016, 20:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Banyak sutradara, produser, dan kru film lainnya yang sangat menyayangkan hal ini. Beberapa rekannya sesama artis juga mengeluhkan kelakuan Lindsay Lohan. Pengaruh zat-zat terlarang tadi membuat Lindsay Lohan tidak bisa berperilaku profesional.

Sering terlambat datang, tidak bisa diatur, dan tidak bisa diandalkan jadi beberapa hal yang sering dikeluhkan tentang kelakuan LIndsay Lohan. Belum lagi keharusannya untuk menghabiskan banyak waktu--bahkan sampai berminggu-minggu--di rehab, yang membuat proses syuting terpaksa ditangguhkan.

Sementara itu, Lindsay Lohan tidak pernah benar-benar berhenti berkarier. Walaupun mencoba peruntungannya di film-film dalam skala yang lebih kecil, wanita yang memiliki darah Irlandia dan Italia ini sebenarnya terus berkarya.

Sayangnya, hasil dari karya-karynya tadi tidak ada yang benar-benar maksimal. Kecemerlangan bakat dan pesona Lindsay Lohan diredupkan oleh obat-obatan terlarang.

Di masa itu, beberapa film sempat dibintanginya, seperti: Georgia Rule, I Know Who Killed Me, Chapter 27, dan The Canyon.

Mulai membenahi diri dan mencari bantuan Ilahi

Pada bulan Maret dan April 2014, Lindsay Lohan membuat sebuah seri dokumenter sebanyak 8 episode untuk OWN, stasiun TV yang dimiliki figur Hollywood terkenal, Oprah Winfrey.

Seri dokumenter itu mengikuti keseharian Lindsay Lohan setelah meninggalkan rehab, dan kesehariannya di New York City. Di episode terakhir dari serial yang diberi judul Lindsay tersebut, Lohan mengatakan dia sempat mengalami keguguran.

Di dalam seri itu, Lindsay Lohan juga mengatakan kalau dia adalah orang yang sangat spiritual.

"Aku adalah orang yang sangat spiritual, dan aku menjadi semakin spiritual seiring berjalannya waktu," ujarnya pada Oprah.

"Aku sangat bersinggungan (dengan sisi spiritual), baik itu secara meditasi atau beribadah... ada sangat banyak kekuatan yang jauh lebih besar dariku di dunia ini. Aku merasa sangat terberkahi dan cukup beruntung karena diberi bakat yang bisa kubagi dengan orang lain."

Di puncak ketenarannya saat remaja, Lindsay Lohan sering difoto mengenakan gelang merah lambang kepercayaan Kabbalah. Gelang itu katanya bisa mengusir kemalangan.

Di tahun 2012, penyanyi Courtney Love menyampaikan pada Access Hollywood Live bahwa Lindsay Lohan bergabung dengan kelompok nyanyian Buddha-nya. Courtney Love mengatakan, Lindsay Lohan datang ke rumahnya untuk beribadah bersama.

"Hal itu baik untuknya," kata Courtney Love saat itu.

Lindsay Lohan sendiri lahir pada keluarga Katolik, dan dibesarkan dengan ajaran agama tersebut.

Dikabarkan masuk Islam

Pada tahun 2015, Lindsay Lohan difoto sedang membawa Alquran saat berjalan di New York. Foto tersebut tentunya segera menimbulkan spekulasi: apakah Lindsay Lohan akan pindah agama ke Islam?

Situs berita Inggris, Daily Mail, mengatakan, Lindsay Lohan sedang melakukan perjalanan dan perjuangan untuk melepaskan dirinya dari pengaruh alkohol.

Seperti yang diketahui, Alquran dan ajaran Islam, melarang pemeluknya untuk mengonsumsi minuman keras. Walaupun tentu saja, hanya dengan membawa kitab suci tersebut tidak lantas memastikan Lindsay Lohan sudah menjadi seorang Muslim.

Tiga minggu lalu, Lindsay Lohan yang sedang mengunjungi para pengungsi di Turki, mengunggah sebuah foto ke akun Instagramnya. Di dalam foto tersebut, Lindsay berfoto dengan seorang aktivis wanita. Keduanya sama-sama mengenakan hijab.

Dalam keterangan fotonya, Lindsay Lohan mengatakan, wanita itu memberinya hijab miliknya, setelah melihat mata Lindsay berbinar ketika melihat hijab yang dikenakan oleh wanita tersebut.

Namun baru-baru ini, Lindsay Lohan sendiri mengkonfirmasi hal tersebut pada media Inggris yang lain, The Sun. Kepada media tersebut, Lindsay mengakui kalau memang dia sekarang sedang berusaha menjalani aturan-aturan yang ditentukan dalam ajaran Islam. Namun, dia juga mengatakan, sebelumnya dia sudah mempelajari berbagai ajaran lain.

"Kita semua percaya pada sesuatu dan pada akhirnya itu semua berujung pada Tuhan atau seorang penasehat spiritual. Kita semua memiliki kepercayaan yang serupa, apapun itu bentukanya secara personal," ujarnya.

Lindsay juga mengatakan, dia belum selesai mempelajari kitab suci tersebut, dan butuh waktu lama untuk menyelesaikannya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Nilam Suri, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan