Sebelum Terkenal, 6 Artis Hollywood Ini Pernah Jadi Pelayan

Sebelum meraih popularitas, beberapa artis Hollywood ini pernah menjadi pelayan di sebuah restoran cepat saji.

Diterbitkan 12 Agustus 2016, 00:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sepanjang kariernya, Seal juga meraih beberapa penghargaan bergengsi, termasuk Brit Awards dan MTV Movie Awards. Tak banyak yang mengetahui, Seal tumbuh dengan kondisi ekonomi yang sangat sulit.

Mantan suami wanita terseksi di dunia, Heidi Klum itu pernah tinggal bersama orangtua angkat. Karena tak punya uang, Seal bekerja di sebuah restoran cepat saji untuk membantu keluarganya.

Rachel McAdams

Pemeran Regina George dalam film Mean Girls (2004) merupakan artis dikenal dengan gaya klasiknya. Rachel McAdams yang berusia 37 tahun tapi tetap awet muda itu mengaku pernah menjadi pelayan.

Jauh sebelum dirinya menjadi artis terkenal, Rachel McAdams pernah bekerja di sebuah restoran cepat saji. Bedanya, Rachel McAdams menyebutkan, pekerjaannya itu sungguh menyenangkan.

Saat itu, Rachel McAdams yang dikenal suka bengong itu heran karena belum dipecat. Rachel McAdams merasa dirinya hanya sebagai pemanis saat menyapa tamu yang datang.

Keenen Wayans

Keenen Wayans, aktor sekaligus sutradara ternama Hollywood, termasuk film Scary Movie (2010) punya pengalaman seru saat bekerja di restoran cepat saji. Sebelum berkarya di industri hiburan, Keenen Wayans pernah hidup susah.

Namun Keenen Wayans tak berkecil hati, memulai bekerja demi memenuhi kebutuhan. Keenen Wayans memulai menjadi pelayan. Bagi Keenen Wayans, pekerjaan di restoran cepat saji memberikan banyak pengalaman.

Tak lama jadi pelayan, Keenen Wayans dipercaya menjadi manajer. Keenen Wayans menjadi bos di restoran saat masih duduk di bangku sekolah menengah atas.

Fred Durst

Fred Durst merupakan salah satu member band terpopuler di dunia Limp Bizkit yang dibentuk 1994 silam. Nama Fred Durst tak asing lagi di industri hiburan, membuat pundi-punding uang berdatangan.

Sebelum terkenal, Fred Durst adalah pria yang harus membiayai hidupnya dengan melakukan beberapa pekerjaan. Salah satunya, menjadi pelayan di sebuah restoran cepat saji.

Fred Durst menyebutkan, ia mendapatkan shift pagi untuk melayani orang-orang. Setelah pekerjaannya selesai, Fred harus bekerja di tempat lain dengan menjadi tukang tato.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Desika Pemita, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan