Sukses

Endank Soekamti, SO7, dan Shaggy Dog Akan Tampil Sepangggung

Liputan6.com, Yogyakarta - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tiga band besar yang asal Yogyakarta tampil bersama di tanah kelahirannya. Sheila On 7 (SO7), Endank Soekamti, dan Shaggy Dog akan berada di atas satu panggung dalam acara bertajuk Local Heroes 2016 di Stadion Kridosono, Yogyakarta, 27 Agustus mendatang.

Acara yang dipromotori oleh Suaka Art ini akan menyuguhkan penampilan atraktif tiga band tersebut di depan 25.000 penggemarnya.

Endank Soekamti (Source: Facebook.com/endanksoekamti)

"Event perdana yang akan digelar tahunan ini sengaja memilih Yogya sebagai lokasi pertama Local Heroes. Yogya merupakan kota yang kental dengan seni dan budayanya serta banyak melahirkan seniman handal," ujar Perlita Desiani, owner Suaka Art, dalam jumpa pers di Yogyakarta, Rabu (27/7/2016).

Ia memaparkan alasan ketiga band itu dipilih karena menjadi trade mark musik di Yogyakarta sesuai dengan genrenya masing-masing serta memiliki banyak penggemar fanatik. Selain itu keberadaan band yang digawangi musisi lokal itu mampu membawa nama Indonesia ke tingkat internasional melalui konser dan ajang bergengsi.

Endank Soekamti merupakan band beraliran pop punk yang berdiri pada 2001, SO7 adalah band alternatif rock dan pop rock yang lahir pada 1996, sedangkan Shaggy Dog band bergenre ska reggae dan jazz yang menunjukkan eksistensinya sejak 1997.

Menurut Desi, konsep local heroes, diambil untuk mengapresiasi industri musik, baik dari pelaku maupun masyarakatnya. "Local heroes juga menjadi wadah silaturahmi para musisi dan penggemar di kota asal," ucapnya.

Shaggy Dog (wikipedia)

Ia menambahkan, penjualan tiket konser dibagi tiga, yakni tiket pre sale Rp25 ribu bisa dibeli di Radio Swaragama, Arena Tiket, atau Belukar untuk wilayah Solo mulai 28-30 Juli, tiket early bird dijual Rp35 ribu mulai 31 Juli-13 Agustus, dan mulai 14 Agustus bisa dibeli dengan harga normal Rp65 ribu.

Gitaris Endank Soekamti, Dory, menuturkan penampilan bersama dengan dua band besar asal Yogya di kampung halaman sendiri baru pertama kali dilakukan. Biasanya, hanya dengan salah satu dari dua band itu dan tampil di luar kota. "Kami siap memberikan penampilan terbaik yang penuh kejutan," kata Dory.

Dia juga menjelaskan dalam setiap album, Endank Soekmati selalu menyelipkan lagu berbahasa Jawa untuk menunjukkan identitas mereka. (Switzy Sabandar/fei)

Loading