Tak Menghina, Artis-artis Ini Malah Peduli Anak-anak Autis

Sebelumnya, Mama Dedeh juga dikritik karena menyebut kata autis.

Diterbitkan 02 Oktober 2015, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Keberadaan kita sebagai nilai lebih buat mereka. Kalau masalah duta atau apapun itu nggak terlalu penting bagi saya. Saya hanya ingin membantu dalam segala bentuk apapun juga,” kata Marcella.

Minimnya informasi tentang penangganan bagi para penderita Autis oleh pemerintah menjadi sorotan dan perhatian Marcella. "Artinya saya belum melihat ada perhatian mendalam dari pemerintah bagi penderita autis yang kurang mampu." beber Marcella

Nadine Chandrawinata

Nadine Chandrawinata sempat ditunjuk sebagai duta autisme oleh almamater kampusnya STIKOM LSPR. Nadine mengakui hal itu sebagai salah satu harapannya yang terwujud untuk selalu dekat dengan anak-anak, khususnya anak-anak dengan gangguan autis. Bagi Nadine, anak-anak dengan gangguan autis merupakan anak-anak yang memiliki bakat khusus bila digali.

Tapi dia prihatin dengan perkembangan autisme di masyarakat. Menurut Nadine, kata autisme kerap kali dijadikan kata olok-olok yang tidak patut.

"Sering saya mendengar anak-anak meledek temennya dengan kata autis. Tapi mereka tidak sadar kalau hal itu bisa menyakiti anak-anak yang menderita autisme,” kata Nadine.

Maka dari itu, Nadine berharap sekali pengetahuan terhadap masalah autisme bisa menjadi benteng untuk tidak menggunakan kata Autisma sebagai bahan bercanda.

Oki Setiana Dewi

Oki Setiana Dewi juga memiliki kepedulian yang besar terhadap anak-anak autis. Bagi Oki, panggilan akrabnya, berinteraksi dengan anak-anak adalah sebagai sumber penyemangat. Aktivitasnya bersama anak-anak membuatnya menjadi duta autis dan berjalan aktif di berbagai kegiatan untuk anak-anak autis. Seperti menyambut hari anak autis sedunia, dalam acara jalan sehat.

“Saya memang sangat peduli kegiatan sosial,” kata Oki.
Menurut Oki, dirinya mengapresiasi pemerintah yang selama ini sudah cukup serius menangani masalah autis. Sebab peran dan support dari pemerintah itu sangat dibutuhkan untuk  mendukung sosialisasi tersebut.

Sering tampilnya Oki dalam membawa acara di berbagai kegiatan SMA, membuat dirinya dijuluki Master Of. Ceremony. Kesibukan di dunia film, tidak membuatnya mengajar sebagai guru mengaji sejak duduk di  SMA hingga melanjutkan kuliah di sekitar rumahnya di Depok.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Desika PemitaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan