Liputan6.com, Jakarta Aksi geng motor kembali ramai dibicarakan. Ternyata, aksi yang melibatkan para pengendara motor ini tak hanya memakan korban orang-orang biasa. Para artis pun pernah ada yang menjadi korbannya.
Baru-baru ini, artis cantik Sherina menjadi korban kejahatan geng motor. Beberapa pihak pun sangat berharap aksi geng motor bisa segera diberantas, karena sudah sangat meresahkan masyarakat. Hal ini untuk menjadikan kondisi aman dari aksi kekerasan.

Liputan6.com mencatat beberapa artis yang pernah menjadi korban aksi geng motor. Berbagai kejahatan geng motor mereka alami, bahkan ada yang mengalami cacat seumur hidup. Siapa sajakah mereka, berikut beberapa di antaranya.
Baca juga:
Tak Kelihatan di Layar Kaca, ke Mana Para Bintang Remaja ini?
Feby Febiola
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/849858/original/066803000_1428903436-Febby_Febiola__5_.jpg)
Feby Febiola memang tidak mengalami kekerasan yang dilakukan geng motor. Namun, dirinya mengaku resah dengan tingkah geng motor yang kerap bikin onar. Bahkan ia pun pernah jadi korban geng motor di lingkungan tempat tinggalnya.
“Menurut saya geng motor itu memang perlu dibubarin, karena saya pernah mengalaminya sendiri. Di depan rumah saya itu dulu sering trek-trekan," ujar Feby.
 Â
Artis kelahiran Jakarta, 24 Mei 1978 ini menilai tingkah geng motor sudah sangat membahayakan. Apalagi bagi pengguna jalan. Banyak kejadian di jalan dilakukan oleh geng motor.Â
“Sorry ya, mereka itu bukan hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga membahayakan orang lain, pemakai jalan. Ternyata saya juga dapat laporan kalau setiap malam itu ada aja yang meninggal," terangnya.Â
Feby pun berharap pihak berwajib lebih tegas dalam menangani kasus geng motor yang belakangan marak. "Petugas harus tegas," paparnya.
Ki Kusumo
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/26481/original/ki-kusumo--130818c.jpg)
Artis yang juga paranormal Ki Kusumo baru-baru ini juga menjadi korban aksi geng motor. Saat sedang jalan bersama keluarganya, tiba-tiba diberhentikan secara paksa oleh anggota geng motor. Saat itu, Ki Kusumo dianggap telah menyerempet salah satu anggotanya. Merasa tak pernah melakukan Ki Kusumo klarifikasi.
Namun para anggota geng motor tersebut tidak dapat menggunakan kepala dingin dan malah memukul Ki Kusumo. Ki Kusumo tak berdiam diri ketika salah satu anggota geng motor tersebut memukul Ki Kusumo, ia pun segera menangkis dan memukul balik.
"Salah satu di antara mereka memukul, saya tangkis dan serang balik. Kemudian yang lain ikut mengeroyok. Ada sekitar 6-8 orang, dua orang saya pukul jatuh. Ya saya harus melawan. Kalau saya diam, saya babak belur. Untung saya bisa sedikit kung fu dan wing chun. Saya harus praktekan sesuatu yang saya bisa untuk melawan mereka," ujar Ki Kusumo.
Meski para anggota geng motor akhirnya kabur, namun Ki Kusumo tetap melaporkan kasusnya ke polisi. Menurutnya, keselamatan dirinya dan anak terancam karena anggota geng motor tersebut sempat mengancam.
Bisma Smash
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/657133/original/bisma-smash-130912b.jpg)
Aksi geng motor juga pernah dialami oleh Bisma Smash. Di tahun 2007 lalu, Bisma mengaku pernah menjadi korban pembegalan hingga kehilangan salah satu ruas jari telunjuknya.‬
‪"Saya merasa resah dan traumatik. Telunjuk kiri buntung , tangan kanan luka, kuping sempet mau putus. Terus saya juga sempet geger otak dan ada beberapa memori lose, daya ingat juga berkurang," ujar Bisma.
‪"Karena keluarga sempat terpukul, sebenarnya saya lebih senang naik motor karena lebih cepat," lanjut Bisma.‬
Sherina Munaf
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/801325/original/033882400_1422267712-Sherina_Munaf.jpg)
Yang terbaru adalah Sherina Munaf. Belum genap Seminggu setelah kembali dari Jepang, Sherina mengalami kejadian tak mengenakan. Dirinya menulis di akun twitter setelah mengalami kejadian pemalakan di kawasan Cihampelas, Bandung, Jawa Barat.
"Baru 2 hari saya di negeri tercinta ini, tepatnya di Jl. Cihampelas Bandung, jam 20:10 brsn saya & ibu saya DIPALAK Geng Motor. @ridwankamil," tulisnya di akun @sherinasinna.
Sherina sendiri tidak melanjutkan lebih detil. Namun dia hanya berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali pada tamu lainnya yang datang ke Kota Kembang.
Walikota Bandung, Ridwan Kamil sendiri mengaku prihatin atas kejadian tersebut. "Pada dasarnya saya ikut prihatin. Namanya kriminalitas memang tak bisa hilang di perkotaan," kata Ridwan Kamil.
Meski begitu, pria berkacamata ini tak tinggal diam atas kejadian tersebut. Ia berkoordinasi dengan Kapolrestabes agar tak lagi terjadi tindak kriminal di jalan.
"Untuk menciptakan rasa aman, saya bagi tugas dengan kepolisian. Nanti saya minta Kapolrestabes untuk meningkatkan keamanan," imbuh Ridwan Kamil.
Baca juga:
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/263/original/Aditia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/915905/original/064223800_1435759976-Feby_Febiola-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/71/original/2013-01-22%2019.10.25.png)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1351125/original/066124500_1474399731-Sherina_Munaf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)