Padahal, bila Anda masih ingat, film Rambo pertama (yang tak diberi judul Rambo, melainkan First Blood, rilis 1982) justru berlatar tanah Amerika. Sekembali dari perang Vietnam sebagai veteran, John Rambo justru harus menghadapi petugas hukum negeri sendiri yang menganggapnya kriminal.
Di film Rambo kedua (judul resmi: Rambo: First Blood Part II, rilis 1985), John Rambo mulai beraksi atas nama Amerika. Ia kembali ke Vietnam membebaskan tawanan perang. Film itu seolah pernyataan dari Hollywood, meski Amerika kalah perang di Vietnam, di film mereka menang.
Film Rambo ketiga atau Rambo III (1988), sang jagoan bertugas membantu gerilyawan Mujahiddin Afghanistan melawan penjajah Uni Soviet. Film itu rilis di tengah ketegangan Perang Dingin yang masih berkecamuk. AS ingin mengatakan, mereka membela rakyat Afghanistan sambil melawan Soviet. Langkah Rambo sesuai kebijakan luar negeri AS yang memang waktu itu mempersenjatai Mujahiddin.
baca juga:Â Sylvester Stallone Berencana Sutradarai Rambo 5
Di Rambo 4 atau diberi judul Rambo (2008) saja, sang jagoan beraksi di Myanmar. Lawannya adalah rezim militer yang berkuasa di Myanmar. Selepas Perang Dingin usai, AS sebetulnya direpotkan oleh teroris atas nama Islam yang berpuncak dengan tragedi 11 September 2001. AS juga sibuk berperang atas nama melawan teroris di Afghanistan dan Irak.
Namun, Myanmar, sebuah negara kecil dan tak penting bagi AS jadi pilihan aman. Hollywood tampaknya tak menganggap Myanmar bakal membalas bila dijelekkan lewat film.
Hollywood Takut ISIS?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/736017/original/019459700_1410493022-2006_rocky_balboa_064.jpg)
Kenapa Hollywood Mungkin Takut pada ISIS?
ISIS sebetulnya juga bukan negara yang berdaulat meski menguasai sebagian Irak dan Suriah. Namun, ISIS dianggap kelompok teroris paling berbahaya saat ini bagi negeri Paman Sam. Sejumlah warga AS dan Barat lainnya sudah dipenggal ISIS yang menuntut tebusan mereka. Selain itu, ISIS telah menginspirasi teroris individual di negara-negara Barat untuk melakukan aksi teror.
Nah, hal terakhir ini yang tampaknya perlu bikin pembuat Rambo 5 khawatir. Simpatisan ISIS di negeri-negeri Barat bisa mengacaukan proses pembuatan film Rambo 5.
![]()
Perlu diketahui, penghasilan utama Hollywood saat ini berasal dari pasar luar negeri, 70 persen berbanding 30 persen. Oleh karena itu, mereka tak berani menjelekkan Tiongkok yang merupakan pasar penonton film terbesar di dunia. Biasanya negara kecil yang mereka jadikan sasaran ejek. Contoh teranyar, Sony Pictures memutuskan menjelekkan Korea Utara, sebuah negara totaliter yang terisolir, sebagai bahan olok-olok di The Interview. Namun demikian, Sony Pictures juga tak mengira ternyata Korea Utara bakal bereaksi begitu keras hingga meretas jaringan komputer studio film tersebut.
Hacker yang menyerang Sony Pictures tampaknya jadi pelajaran berharga bagi Hollywood. Mereka tak bisa lagi main-main dengan negara kecil yang dikira takkan melawan atau kelompok teroris yang punya simpatisan di seluruh dunia.

baca juga:Â Sylvester Stallone Siap Syuting Rambo 5
Lalu, siapa yang bakal diberangus Rambo di film kelimanya nanti?
Sebetulnya, Juni tahun lalu, seperti diwartakan Sydney Morning Herald, muncul pernyataan resmi dari Splendid Films, perusahaan film berbasis di Jerman. Bos perusahaan film itu mengabarkan Stallone sedang mulai mengerjakan film Rambo 5. Ia akan membintangi sekaligus menulis skenarionya.
"Di Rambo 5, Sylvester Stallone bakal kembali membintangi perannya yang melegenda. Kali ini ia akan melawan kartel Meksiko. Stallone menyebut film Rambo baru ini sebagai versinya dari No Country for Old Men," demikian pernyataan resmi waktu itu. Hm, gembong narkoba dari Meksiko tampaknya pilihan lebih aman. (Ade/Rul)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/6393/original/foto-ade.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/929187/original/018999200_1436931493-rambo-d02_stallone_80s_dcov_va_10_1131879.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/69/original/074869000_1706595119-Gambar_WhatsApp_2024-01-30_pukul_13.09.41_a2d8c310.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1369284/original/069731700_1476077805-Sylvester_Stallone.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)