Cerita Shireen Sungkar Antara Aliran Sesat sampai Dipoligami

Shireen mengomentari perubahan suaminya Teuku Wisnu hingga saat ini.

Diterbitkan 18 Juni 2015, 12:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan


Selain itu, kata Shireen, Teuku Wisnu juga berubah demi anaknya. Wisnu rupanya tak ingin nantinya saat anaknya bertanya mengenai persoalan agama, dirinya justru tidak tahu.

Oleh karena itu, Shireen tak heran jika setiap hari suaminya selalu belajar mengenai hal-hal baru selepas salat.

"Dia berubah jadi religius, belajar di rumah. Dia habis salat Subuh belajar lagi. Aku tanya belajar apa? Dia bilang pengin nanti kalau ditanya anak, dia bisa jawab dengan baik. Makanya dia terus menambah ilmunya," kata Shireen.

Diakui Shireen, selama menjalani pernikahan dengan Wisnu, dirinya suka mengalami perbedaan pendapat. Namun, hal itu dianggap sebagai hal yang wajar.

"Perbedaan antara manusia sangat wajar, penafsiran dalam agama sangat beda. Islam itu indah tapi jangan diperdebatkan," ujar Shireen.

Sebagai contoh perbedaan pandangan ketika Shireen ditanya apakah dirinya mau dipoligami atau tidak. Soalnya, poligami memang sesuatu yang ada di dalam Al-Quran.

"Duh masalah itu aku ribet, sebagai muslim aku nggak boleh bilang nggak, soalnya kan ada di Al Qur'an," kata Shireen.

Shireen Sungkar (Instagram)


Mengenai pro-kontra soal poligami, Shireen tak menampik jika dirinya memang memperbolehkan poligami sesuai anjuran agama. Namun, Shireen mengisyaratkan hatinya belum siap untuk dimadu oleh wanita lain.

"Kalau ngomong nggak (boleh), aku itu menentang agama. Kalau bolehkan, aku sama saja membohongi hati. Intinya diperbolehkan, tapi nggak mau dibahas. Aku nggak mau komentar deh soal itu, hehehe," tutur adik Zaskia Sungkar.

Baca juga: Shireen Sungkar Siap Dipoligami?

Lalu apakah Shireen akan menyusul sang suami dengan fokus belajar ilmu agama? Untuk saat ini, Shireen memang kerap terlihat dengan penampilannya yang muslimah.

Sejak menikah dengan Teuku Wisnu, Shireen Sungkar mulai mengubah penampilannya jadi lebih tertutup. Putri Mark Sungkar dan Fanny Bauty ini tak lagi tampil seksi. Akibat perubahan itu, Shireen pun kerap disangka seorang ustadzah. Pasalnya, ia kini lebih aktif mengisi program atau acara bertema religi.


Sebenarnya Shireen senang jika ada orang yang menyangkanya ustadzah. Namun, pesinetron Cinta Fitri ini mengaku belum siap jika dipanggil demikian.

"Ustadzah kan artinya guru, itu hal yang mulia. Apa yang kita ajarkan akan berpahala, siapa yang nggak mau? Tapi sekarang aku belum kepikiran, karena nggak bisa semua orang bisa jadi ustadzah," ujar Shireen Sungkar.

Bagi Shireen Sungkar, untuk menjadi seorang ustadzah, dirinya harus menambah banyak ilmu dulu. Ditambah lagi, kata Shireen, pertanggungjawaban seorang ustadzah juga berat di mata Tuhan.

"Untuk menjadi ustadzah, ilmunya aku belum sampai ke sana. Harus ada ilmu yang tinggi untuk bisa jadi ustadzah. Karena berat, jadi nggak bisa sembarangan," jelas personel The Sisters.

"Karena kalau kita ajarkan sesuatu ilmu kan nggak boleh yang salah. Wisnu pun nggak mau dibilang ustad, tapi tiap dipanggil dia bilang 'Duh, saya bukan ustad, tapi motivator yang hanya sharing'," pungkas Shireen Sungkar. (Adt/Des)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Desika PemitaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan