6 Superhero Muslim Buatan Amerika

Siapa sajakah karakter superhero buatan pengarang komik Amerika Serikat yang memeluk agama Islam?

Diterbitkan 07 November 2014, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan



Kehadiran Baz mendapat pujian dari para kritikus, meski beberapa pihak tertentu menentang kehadirannya. DC Comics lalu memasukkan Baz sebagai anggota Justice League of America pada 2013.

Baz juga diketahui sebagai karakter asal Amerika keturunan Timur Tengah pertama yang menjadi anggota Green Lantern Corps dan sosoknya itu terinspirasi dari Geoff Johns sendiri, sebagai warga Amerika keturunan Libanon.

Silver Scorpion

Silver Scorpion

Karakter Silver Scorpion hadir sebagai sosok superhero Muslim yang kehilangan kakinya karena kecelakaan. Ia selalu menggunakan kursi roda untuk bergerak.

Sosok asli Silver Scorpion adalah remaja bernama Bashir Bari. Ia berasal dari sebuah kota fiksi di wilayah Arab dan berganti rupa menjadi sang pahlawan setelah menyadari dirinya bisa mengendalikan metal dengan pikirannya.



Komik Silver Scorpion diciptakan melalui kolaborasi antara perusahaan Liquid Comics yang berbasis di Los Angeles dan penerbit Open Hands Initiative. Mukesh Singh menjadi salah satu yang menggambarnya.

Diketahui, inspirasi pembuatan komik ini salah satunya berasal dari upaya presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk menjangkau dunia Muslim.

Proyek ini pertama kali diumumkan pada 2010. Nama Silver Scorpion juga kerap disebut sebagai sebuah kelompok anak-anak berkebutuhan khusus asal Suriah yang memiliki misi untuk menghapus kejahatan di seluruh dunia.

Bilal Asselah (Nightrunner)

Bilal Asselah (Nightrunner)

Nightrunner merupakan salah satu karakter milik DC Comics yang pertama kali muncul di Detective Comics Annual nomor 12 pada Februari 2011. David Hine dan Kyle Higgins adalah penciptanya.

Sosok bernama asli Bilal Asselah ini digambarkan sebagai seorang Muslim Suni keturunan Algeria yang masih berusia 22 tahun.



Ia kerap direkrut oleh Bruce Wayne dan Dick Grayson untuk membantu sepak terjang kelompok Batman Incorporated agar bisa beraksi di negara Perancis.

David Hine menciptakan Nightrunner sebagai cerminan situasi sosial dan politik yang berlangsung di salah satu wilayah Perancis bernama Clichy-sous-Bois. Superhero satu ini juga membantu Batman dalam melenyapkan rantai perbudakan anak.

Monet Yvette Clarisse Maria Therese St. Croix (M)

Monet Yvette Clarisse Maria Therese St. Croix (M)

Nama Monet Yvette Clarisse Maria Therese St. Croix sekilas memang tidak terdengar seperti seorang Muslim. Akan tetapi, superhero wanita yang memiliki panggilan singkat M itu, dibuat untuk mengeksplorasi isu-isu kebencian anti-Muslim dalam budaya Amerika kontemporer.

Karakter ciptaan Scott Lobdell dan Chris Bachalo yang terkadang dipanggil Monet itu juga dianggap mewakili contoh langka dari superhero Muslim di komik-komik terbitan Amerika. Hal itu terlihat dari kostumnya yang terkesan seksi bagi ukuran seorang penganut agama Islam.



M kerap kali muncul dalam kisah-kisah X-Men dan pertama kali hadir di komik Uncanny X-Men nomor 316 terbitan September 1994. Pada tahun 2011, Monet muncul dalam komik X-Factor ciptaan Peter David.

Di beberapa kesempatan, M muncul di episode Badlands dalam serial animasi Wolverine and the X-Men. Ia juga pernah dihdirkan dalam film televisi Generation X yang diperankan oleh Amarilis.

Sooraya Qadir (Dust)

Sooraya Qadir (Dust)

Bagi para pemeluk agama Islam, Sooraya Qadir mungkin menjadi salah satu sosok ideal yang mewakili superhero Muslim perempuan. Pasalnya karakter satu ini mewakili gaya berbusana umat Islam, yaitu dengan mengenakan pakaian serba rapat serta cadar yang menutupi sebagian wajahnya.

Tokoh yang memiliki julukan Dust ini, diciptakan oleh Grant Morrison, Frank Quitely, dan Ethan Van Sciver. Ia pertama kali muncul dalam komik New X-Men nomor 133 edisi Desember 2002 terbitan Marvel Comics.



Sooraya sendiri digambarkan sebagai sesosok mutan dengan kemampuan untuk mengubah tubuhnya menjadi awan yang diselimuti debu. Kemunculannya diawali ketika para anggota X-Men melakukan perjalanan ke Afghanistan untuk menyelamatkan Sooraya karena kemampuannya itu membuatnya menjadi sasaran para pedagang budak. Ia lalu menjadi salah satu anak asuh Profesor X.

Dust sempat tampil sebagai cameo dalam film X-Men Origins: Wolverine sebagai salah seorang mutan yang ditahan di fasilitas milik William Stryker. Ia juga muncul dalam serial animasi Wolverine and the X-Men episode 'Hindsight Pt. 1'.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Feby FerdianTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan