Guardians of the Galaxy, Perjuangan Besar 5 Makhluk Angkasa

Guardians of the Galaxy mampu memberikan nuansa epik luar angkasa yang hampir sama dengan Star Trek Into Darkness dan Star Wars.

Diterbitkan 21 Agustus 2014, 16:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Di dalam penjara, mereka bertemu dengan Drax (Dave Bautista) yang membantunya kabur setelah sempat berselisih paham. Kelimanya lalu menjual bolanya kepada salah seorang kolektor, namun tidak berjalan mulus karena adanya insiden yang membuat bola tersebut jatuh ke tangan Ronan.

Setelah berhasil menyelesaikan masalah, kelimanya lalu resmi membentuk tim dan bekerjasama dengan Yondu beserta anak buahnya yang sempat marah kepada Quill. Mereka lalu mencoba untuk merebut bola tersebut dari tangan Ronan.

Akhirnya berkat perjuangan tak kenal lelah, pengorbanan yang cukup mengharukan, hingga rasa kepedulian terhadap makhluk galaksi, mereka berlima mampu menghentikan ancaman terhadap peradaban galaksi.

Selanjutnya >>

Sisi Menarik Guardians of the Galaxy

Kepiawaian James Gunn dalam memadukan unsur komedi, laga, fiksi ilmiah, dan juga superhero, membuat `Guardians of the Galaxy` lebih menarik ketimbang beberapa judul film suprehero Marvel sebelumnya yang juga punya sisi jenaka seperti The Avengers, Iron Man, maupun Thor.

Dalam hal efek visual pun, `Guardians of the Galaxy` sangat menggoda untuk ditonton lagi. Hal itu dikarenakan pewarnaannya yang menarik, banyaknya tempat yang dihadirkan, serta adegan seru yang sangat sedap untuk disaksikan.

Meskipun beberapa adegan humor yang ditawarkan sanggup mengocok perut orang Amerika, namun bagi penonton Indonesia, lelucon di dalam film ini barangkali agak terkesan basi. Terlebih lagi, terdapat humor ala anime Jepang di beberapa adegannya.

Rocket dan Groot bisa dibilang menjadi unggulan dalam film ini. Selain bentuknya yang lucu, watak kedua karakter tersebut juga tergolong langka dan unik. Kebanyakan adegan jenaka yang membuat penonton tertawa berasal dari mereka berdua.

Jika disebut sebagai film fiksi ilmiah adaptasi komik terbaik tahun ini, `Guardians of the Galaxy` tentu bakal bersaing ketat dengan X-Men: Days of Future Past. Sayangnya, terjemahan kata 'galaxy' untuk bioskop Indonesia malah menjadi 'tata surya' yang dalam bahasa Inggris seharusnya solar system. Sehingga, akan terasa sedikit janggal bagi para fans Marvel Indonesia yang memahami seluk beluk astronomi.

Akhir kata, Guardians of the Galaxy memiliki banyak elemen yang layak ditonton oleh anak-anak maupun orang dewasa. Sehingga, di akhir pekan nanti, ada baiknya film ini menjadi tontonan bersama teman-teman, pasangan, keluarga, maupun anak-anak Anda. (Rul/Ade)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Ade IrwansyahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan