Sukses

3 Am Part 2, Dari Insiden Gang Motor Sampai Hantu Biarawati

Liputan6.com, Los Angeles, Amerika Serikat Tak berbeda jauh dengan halnya di Indonesia, film-film omnibus (kumpulan pendek) belakangan menjadi sebuah tontonan yang digemari di Thailand. Termasuk dalam genre horor yang hampir menjadi identitas baru dari dunia perfilman di sana.

Maklum saja, beberapa tahun terakhir, Thailand dikenal dengan industri perfilmannya yang kerap memunculkan tema horor dengan alur yang tergolong fresh. Kedudukannya pun boleh jadi tak kalah dengan horor-horor asia lain seperti Jepang, Korea, atau bahkan Indonesia.

Namun demikian, meski sudah punya nama, bukan berarti semua film horornya memiliki jaminan kepuasan. Beberapa diantaranya masih terasa kurang seram. Seperti salah satunya film "3 Am Part 2" yang baru saja dirilis pada 12 Februari 2014 lalu.

Disutradarai oleh tiga sineas berbakat yakni Putipong Saisrikaew (Art of The Devil 2 & 3, Loving You Loving Me), Kirati Nakintanon (First Kiss, 3 AM 3D), dan Issara Nadee (Art of The Devil 2 & 3, Dark Flight 3D, 3 AM 3D), film yang bisa dibilang sebagai sekuel dari 3 Am ini, tampil lewat tiga film pendek (Dari insiden biker sampai hantu biarawati) yang kesemuanya mengangkat tema horor.

Sebagai tambahan, meski ketiganya memiliki alur yang berbeda, beberapa bagian secara tidak langsung masih berhubungan sehingga para penonton tidak terlalu ketinggalan dalam mengikuti filmnya.

Sayangnya, ya itu tadi, meski dibuat dengan proyek 3D, beberapa unsur horornya kurang membuat seram, apalagi untuk para penonton yang sudah biasa dikejutkan dengan penampakan hantu khas Thailand atau jalan ceritanya yang mampu membuat kita menebak-nebak di sepanjang film.

Beruntung, di luar itu, porsi komedi yang disuguhkan masih akan membuat kita tertawa. Alhasil, meski tidak terloncat dari kursi, film ini akan tetap membuat kita menunggu kejutan baru yang akan disuguhkan di sekuel ketiganya nanti (kalau suatu hari dibuat).(Feb/Rul)