IHSG Menguat 47 Poin Jelang Pengumuman BI Rate

Saham-saham sektor komoditas kembali mengalami tekanan dan berakhir di zona merah. IHSG ditutup di lebvel 4.699,73

Diterbitkan 14 Agustus 2013, 16:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jelang pengumuman tingkat suku bunga acuan BI rate, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat di tengah aksi pelaku pasar yang memilih wait and see. Minimnya sentimen dari bursa regional membuat indeks bisa menutup perdagangan di zona hijau.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu (14/8/2013), IHSG tercatat menguat 47,33 poin (1,02%) ke level 4.699,73. Menguatnya IHSG dibarengi kenaikan indeks saham bluechips (LQ45) sebesar 1,26%.

Penguatan indeks didorong naiknya harga saham dari 148 emiten ditengah pelemahan 107 emiten lainnya. Sementara saham yang bergerak stagnan berjumlah 92 emiten.

Transaksi perdagangan mencapai 143.286 kali dengan saham berpindahtangan mencapai 4,27 miliar. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp 4,47 triliun.

Menghijaunya IHSG terjadi di tengah pergerakan mixed bursa saham domestik. Namun indeks saham bursa utama Asia seluruhnya bergerak menguat seperti Nikkei Jepang yang naik 1,32%, HSI Hong Kong 1,21%, dan STI singapura 0,11%.

Indeks memulai pergerakan saham dengan cukup meyakinkan setelah dibuka menghijau di level 4.658,68 pada sesi pre-opening. Namun IHSG sempat tertekan dan menyentuh zona merah di level 4.649,34.

Hingga sesi penutupan perdagangan saham, investor asing akhirnya melakukan aksi beli saham kendati dengan nilai cukup tipis. Nett sell tipis justru dilakukan pemodal lokal akibat aksi wait and see jelang pengumuman BI rate.

Selain sektor komoditas yang berakhir di zona merah, indeks sektor saham umumnya bergerak menguat. Kenaikan tertinggi dialami indeks saham industri aneka yang naik 1,82%, diikuti keuangan 1,29%, konstruksi dan infrastruktur masing-masing 1,11%, dan manufaktur 1,08%.

Saham perusahaan rokok PT Gudang Garam Tbk menjadi top gainer dengan menguat Rp 1.700 (4,15%). Diikuti saham TBMS Rp 1.350, LPPF Rp 900, PTBA Rp 600, dan ITMG Rp 600.

Di daftar pencetak rugi terbesar bertengger saham-saham LION yang turun Rp 900, NIPS Rp 600, SMMA Rp 300, SMAR Rp 200, dan BRAM Rp 200. (Shd)
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • Penutupan IHSG