Liputan6.com, Jakarta - Pada pekan ini, perdagangan saham hanya berlangsung tiga hari. Hal ini seiring libur nasional dan cuti bersama pada 14-15 Mei 2026 untuk memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus. Meski demikian, analis menilai, pekan ini bursa saham akan dipengaruhi sejumlah sentimen salah satunya MSCI index review.
Dalam riset PT Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini akan tinggi mengingat MSCI index review terjadwal pada 12 Mei 2026. Selain itu, perdagangan saham hanya tiga hari.
"Pertimbangkan untuk take profit jika memungkinkan, atau pertahankan sikap wait and see sambil monitor level support 6.917-6.877 dengan seksama dan level resistance 7.070,” demikian seperti dikutip.
Advertisement
Hal senada disampaikan Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana. Ia menuturkan, pengumuman MSCI indeks review akan menjadi perhatian investor. Apalagi ada potensi penurunan dari standard index ke mid-small caps index. Namun, Herditya menuturkan, langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self Regulatory Organization (SRO) yang masih melakukan reformasi pasar modal termasuk mendorong emiten untuk memenuhi free float dapat menjadi sentimen positif.
Di tengah sentimen itu, ia juga menilai, investor dapat selektif memilih saham dan short trading dulu. “Lebih ke selective dan short trading dahulu,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.
Sementara itu, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Hari Rachmansyah menuturkan, dari sisi perkembangan global, sejumlah dinamika geopolitik penting turut mewarnai sentimen pasar pekan ini.
"Baru-baru ini Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa perang Ukraina akan segera berakhir. Pernyataan ini disampaikan hanya beberapa jam setelah ia berpidato menegaskan tekad kemenangan Rusia dalam perayaan Hari Kemenangan di Moskow yang berlangsung lebih sederhana dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujar dia dalam catatannya.
Sentimen Global Lainnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2408411/original/021376800_1542192171-Pasar-saham-Indonesia1.jpg)
Ia menambahkan kekhawatiran terkait potensi wabah hantavirus tampak tidak terlalu mengganggu pasar data dari platform prediksi Kalshi menunjukkan probabilitas wabah hantavirus menjadi ancaman serius tahun ini hanya sebesar 21%. Angka ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar belum menganggap isu ini sebagai risiko yang perlu diperhitungkan secara signifikan.
Di sisi lain, perhatian pasar global kini tertuju pada pertemuan puncak antara Presiden Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, dimana isu perang Iran diperkirakan akan mendominasi agenda pembahasan.
"Kondisi ini berpotensi mempersempit ruang negosiasi untuk isu-isu krusial lainnya seperti tarif perdagangan dan pasokan rare earth, sehingga ketidakpastian pada dua isu tersebut kemungkinan masih akan bertahan dalam waktu dekat," ujar Hari.
Advertisement
Sentimen Domestik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1040537/original/091207600_1446442504-20151102-IHSG-Masih-Berkutat-di-Zona-Merah-Jakarta4.jpg)
Sementara itu dari sisi makro domestik, terdapat sejumlah agenda dan perkembangan kebijakan yang perlu dicermati pelaku pasar dalam waktu dekat.
“Rebalancing MSCI Indonesia yang dijadwalkan pada 12 Mei 2026 kemungkinan tidak menghadirkan pendatang baru, namun tetap berpotensi memicu pergeseran bobot saham yang dapat mempengaruhi arah pergerakan pasar secara keseluruhan,” kata dia.
Dari sisi kebijakan, Kementerian ESDM telah menggelar public hearing pada 8 Mei 2026 terkait usulan perubahan tarif royalti untuk komoditas tembaga, timah, nikel, emas, dan perak dan ini bukan sekadar wacana mengingat kebijakan tersebut ditargetkan mulai berlaku pada Juni 2026.
Dari seluruh komoditas yang terdampak, menurut Hari, emas mencatatkan kenaikan tarif paling signifikan secara persentase di batas bawah hingga +100%, yang memberikan tekanan langsung di tengah harga emas global yang saat ini berada di level sangat tinggi, sementara timah menjadi komoditas yang paling terpukul secara keseluruhan karena kenaikan tarif terjadi di kedua ujung rentang sekaligus.
"Yang perlu menjadi perhatian lebih lanjut, tekanan terhadap sektor minerba tidak berhenti pada kenaikan royalti semata. Wacana penerapan bea ekspor dan windfall tax yang tengah dikaji Kementerian Keuangan turut menambah lapisan ketidakpastian, khususnya bagi sub sektor nikel dan batu bara, sehingga volatilitas sektor minerba secara keseluruhan berpotensi bertahan dalam jangka pendek."
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866719/original/017032400_1718697583-Pajak1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497481/original/095565600_1770631238-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T163415.626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292724/original/032902100_1783654519-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T102917.054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1505538/original/078206600_1486967390-Pembukaan-Saham4.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292618/original/088093700_1783634462-000_B9T74UT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289370/original/055592900_1783402351-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458975/original/034009900_1782358096-Antoine_Semenyo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291495/original/010123400_1783565898-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288956/original/060181200_1783352729-Yuran_Fernandes__dok._Persebaya_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288262/original/025055100_1783308426-eng5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292649/original/094376400_1783641258-Achraf_Hakimi_dan_Ayyoub_Bouadd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112074/original/097506200_1659528504-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4184328/original/008141600_1665137969-20221007_150230.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292675/original/031123000_1783649892-PT_RANS_Entertainment_Indonesia_Tbk__RANS_-10_Juli_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292676/original/007853100_1783649924-PT_RANS_Entertainment_Indonesia_Tbk__RANS_-10_Juli_2026a.jpeg)