Saham RANS Langsung ARA saat Perdagangan Perdana

Saham PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) langsung melesat di atas harga saham perdana Rp 170 pada perdagangan perdana, Jumat, (10/7/2026).

Diterbitkan 10 Juli 2026, 11:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), perusahaan hiburan milik Raffi Ahmad, resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/7/2026). Pada hari pertama perdagangan, saham RANS langsung menyentuh Auto Reject Atas (ARA) setelah melonjak 34,12%.

Melalui Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO), RANS melepas 2.525.000.000 saham baru atau setara 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp170 per saham. Dari aksi korporasi tersebut, perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp 429,25 miliar.

Saat perdagangan dibuka, saham RANS langsung melesat ke level Rp 228 per saham atau naik 34,12% dari harga IPO. Kenaikan tersebut membuat saham RANS menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) pada awal perdagangan.

Antusiasme investor sudah terlihat sejak masa penawaran umum. IPO RANS mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) dengan hampir satu juta investor mengikuti proses pemesanan saham. Tingginya minat tersebut mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang perseroan.

Dana hasil IPO akan digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis. Sebanyak 37,61% atau Rp 161,5 miliar dialokasikan untuk penyelenggaraan konser, 19,80% atau Rp 85 miliar untuk mengakuisisi 51% saham PT Rans Kosmetika Indonesia, serta 18,64% atau Rp80 miliar untuk pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland.

Selain itu, 8,15% atau Rp 35 miliar akan digunakan untuk investasi pada perusahaan patungan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bersama PT Feedloop Global Teknologi, 6,98% atau Rp 29,95 miliar untuk melunasi sebagian fasilitas kredit investasi perseroan, dan 8,82% atau Rp 37,8 miliar untuk memperkuat modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.

IPO RANS Momen Penting Sektor Media di Pasar Modal

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, pencatatan perdana saham PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) menjadi momentum penting bagi penguatan sektor media dan hiburan di pasar modal Indonesia.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, mengatakan BEI menyambut baik pencatatan saham perdana PT Rans Entertainment Indonesia Tbk dengan kode saham RANS di Bursa Efek Indonesia.

Saidu menjelaskan perseroan resmi menjadi perusahaan tercatat ketujuh yang melantai di BEI sepanjang 2026. Ia menambahkan pencatatan tersebut juga menjadikan RANS sebagai perusahaan tercatat saham ke-963 di Bursa Efek Indonesia.

“Hari ini menjadi momentum penting bukan hanya bagi perseroan, tetapi juga bagi pasar modal Indonesia sebagai tempat yang dipercaya dunia usaha sebagai sumber pendanaan jangka panjang yang strategis,” kata Saidu dalam seremoni pencatatan perdana saham RANS di Bursa Efek Indonesia, Jumat (10/7/2026).

Menurut Saidu, kehadiran PT Rans Entertainment Indonesia Tbk menambah jumlah perusahaan tercatat dari sektor media dan hiburan di pasar modal Indonesia.

Ia menilai status sebagai perusahaan terbuka akan membuka peluang bagi perseroan untuk memperkuat kapasitas usaha melalui akses pendanaan yang lebih luas. Status tersebut juga akan mendorong peningkatan kualitas tata kelola perusahaan, keterbukaan informasi, dan akuntabilitas kepada pemegang saham serta investor.

 

Komitmen BEI dan Perusahaan Tercatat

Saidu berharap pencatatan saham perdana tersebut menjadi langkah awal bagi perseroan untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Ia juga berharap perseroan mampu menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan serta memperkuat kepercayaan investor.

BEI, lanjut Saidu, berkomitmen membangun ekosistem pasar modal yang didukung oleh perusahaan-perusahaan tercatat berkualitas. Karena itu, BEI meminta perseroan terus memperkuat tata kelola perusahaan, menjaga keterbukaan informasi secara konsisten, mengedepankan kepentingan pemegang saham dan perlindungan investor, serta mengembangkan usaha secara sehat dan berkelanjutan.

Saidu menegaskan komitmen sebagai perusahaan terbuka tidak berhenti pada saat pencatatan saham. Menurut dia, perseroan harus mewujudkan komitmen tersebut melalui kepatuhan yang berkelanjutan, pelaporan yang berkualitas, dan transparansi dalam setiap penyampaian informasi kepada publik.

Ia menambahkan BEI akan terus mendampingi PT Rans Entertainment Indonesia Tbk melalui pembinaan dan penguatan kualitas sebagai perusahaan tercatat. Pendampingan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

“Kami mengucapkan selamat kepada PT Rans Entertainment Indonesia Tbk atas pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia,” ujar Saidu.